Beranda Lintas Papua

Pohon Tumbang Tutupi Badan Jalan Trikora

*Akibat Hujan dan Angin Kencang Jumat Malam lalu

BAGIKAN
TUMBANG- Warga bersama-sama membersihkan pohon tumbang menutupi separuh badan jalan di Jalan Trikora, Sabtu pagi lalu (20/1).KRISTO DUTEREM/RADAR TIMIKA

TIMIKA – Akibat hujan desar beserta angin kencang pada Jumat (19/1) lalu, satu pohon berukuran cukup besar tumbang di Jalan Raya Trikora, tepatnya di depan Puskesmas Mimika Baru, Kelurahan Dingo Narama Distrik Miru.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun separuh akses jalan penghubung antara Jalan Ahmad Yani menuju Yos Sudarso terganggu.

Salah seorang tukang ojek, Balaudin (52) asal Sulawasi yang mengaku sudah lama mangkal di depan Puskesmas Mimika Baru, sebagai pangkalan ojeknya, pohon yang tumbang berdiameter cukup besar. Pohon tersebut tumbang pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIT.

Dan beruntung pada saat itu juga, tidak ada tukang ojek yang mangkal di tempat tersebut.

Ia menjelaskan, akar dari pohon tersebut memang sudah tidak bisa menjalar lagi, lantaran sekiatar pohon tersebut ada tembok pembatas sehingga membuat akarnya tak bisa menjalar kemana-mana.

Bahkan selama ini memang Ia bersama teman-teman ojeknya ketika angin kencang ataupun hujan, selalu menghindar untuk menjauhi pohon tersebut.

“Memang selama ini kami selalu menghindar kalau pas lagi hujan ataupun ada angin kencang”, ucapnya.

Ia menyebutkan, pohon tersebut memang sudah tak dapat lagi menahan ketika angin kencang. Hal ini dikarenakan akar pohon tersebut sudah tak mampu lagi menahan rindangan daun serta ranting yang begitu besar.

Beruntung pada kejadian tersebut, tidak ada orang yang melintas baik di jalan raya maupun dari dalam puskemas.

Pada pagi Hari Sabtu sekitar pukul 06.47 WIT, Jhon Beanal warga RT 3 Kelurahan Dingo Narama, Distrik Miru bersama beberapa orang warga lainnya mulai memotong batang pohon yang tumbang ke jalan raya, dengan mengunakan parang dan kapak, agak akses lalulintas kembali normal.

Perlu diketahui hujan deras serta angin kencang yang melanda wilayah kota Timika dan sekitar pada jumat (19/1) lalu dengan intensitas curah hujan yang sangat tinggi mulai pukul 16.30 WIT hingga pukul 21.10 WIT, membawa banyak bencana.

Bahkan pada waktu itu di SP 4 Jalur 6 ujung Kelurahan Wonosari Jaya, distrik Wania merenggut nyawa salah seorang warga, Madin (55) asal Jember lantaran tersambar kilat. (itz)