oleh

TPN OPM Nyatakan Ilaga dan Gome Daerah Aman

Poin ketiga yang disampaikan, bahwa TPN OPM meminta agar dilibatkan dalam setiap pekerjaan yang meliputi pembangun dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu contoh padat karya yang dilakukan kelompok TPN OPM dan masyarakat, yang mendukung sepenuhnya pembangunan, yang telah menyelesaikan pekerjaan padat karya dengan jangka waktu 26 hari menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 4 Km.

Yang keempat, TPN OPM meminta kepada Bupati Puncak agar tidak mengeluarkan memo bantuan sepanjang pembangunan belum tuntas di Kabupaten Puncak. Dan yang kelima atau yang terakhir, dana Otonomi Khusus (Otsus) diberikan kepada Orang Asli Papua (OAP) karena merupakan tuntutan referendum, maka setiap pekerjaan fisik maupun non fisik diberikan kepada OAP.

Pertemuan tersebut berlangsung dengan aman dan tertib dan lancar. Bupati Willem Wandik dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa dirinya hadir di Tegelewak, Gome untuk semua masyarakat, bukan satu kelompok saja.

“Karena bupati hadir untuk semua orang, semua rakyat Puncak. Sehingga siapapun dia, masyarakat, warga gereja termasuk TPN OPM untuk mereka juga saya hadir di sini, dengan tujuan untuk membangun daerah ini,” katanya.(*/ale)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *