oleh

Bagikan DPA, Bupati Puncak Tegaskan Sanksi Pemecatan Bagi ASN yang Korupsi

ILAGA – Bupati Kabupaten Puncak, Willem Wandik, SE MSi dengan tegas meminta kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di Kabupaten Puncak, untuk berhati-hati dalam pengelolaan keuangan di Kabupaten Puncak, terutama tindakan yang mengarah kepada korupsi. Pasalnya, ancaman atau sanksi bagi penyalahgunaan anggaran adalah dipecat.

Demikian disampaikan Willem Wandik saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak di Kantor Bupati Puncak, Kamis (31/1) pekan kemarin.

DPA yang dibagikan oleh Bupati Puncak Tahun Anggaran (TA) 2019 ini terdiri atas 8 Badan, 14 dinas, dua sekretaris dan 25 distrik, dengan total belanja daerah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019 sebesar Rp 1,52 triliun.

“Baru-baru ini saya menanda tangani surat pemecatan terhadap salah satu PNS di Kabupaten Puncak, karena sudah ditahan terkait kasus penyalahgunaan anggaran atau korupsi. Oleh sebab itu jangan lagi ada kejadian yang sama di Kabupaten Puncak, karena aturan sekarang tegas. Saya ingatkan kepada Kepala OPD atau bendahara dan staf yang terkait dengan kegiatan agar bekerja sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing, harus berintegritas, ingat bahwa anggaran ini adalah uang Negara, ada aturan,” tegas Bupati.

Oleh sebab itu Bupati mengimbau kepada OPD agar selalu berkoordinasi dengan Inspektorat selaku pengawas internal, sehingga dalam melaksanakan kegiatan tidak berbenturan dengan aturan, apalagi saat ini teknologi informasi semakin canggih, segala sesuatu sudah menggunakan sistem elektronik, terutama dari sisi perencanaan (e-planning), anggaran (e-budgeting), hingga sistem pertanggung jawaban, sehingga segala sesuatu dilakukan secara transparan dan mudah diawasi, sehingga mau tidak mau ASN di Kabupaten Puncak harus mampu untuk beradaptasi dengan sistem tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *