oleh

Usung Kampanye Damai, PKS Targetkan Tujuh Kursi di DPRD Puncak

“PKS lahir sejak 2008 di Kabupaten Puncak. Awalnya kami hanya dua kursi, namun pada Pileg 2014 yang lalu kami mampu meraih empat kursi dan sempat meraih kursi pimpinan dewan. Artinya PKS mendapat kepercayaan dari rakyat di Puncak. Kepercayaan ini perlu dijaga baik oleh para kader yang maju Caleg dari PKS,” ungkapnya.

Kata Pelinus, PKS dalam Pileg 2019 ini mendorong sekitar 25 calon anggota DPRD Puncak, termasuk di dalamnya juga ada kader perempuan yang akan bersaing dalam tiga Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Puncak.

Sementara itu Ketua DSW (Dewan Syuro) DPW PKS Provinsi Papua, H. Maddu Mallu mengatakan, posisi perolehan kursi PKS di tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Papua dari waktu ke waktu terus meningkat.

Buktinya pada Pileg 2014 lalu, PKS mampu meraih 50 kursi bahkan ada yang sudah menjadi pimpinan dewan, dan tiga kursi di Provinsi Papua termasuk PKS juga mampu mengusung delapan kepala daerah dan satu Gubernur Papua dan semua berhasil.

“Kabupaten Puncak merupakan salah satu basis kita, dimana PKS mampu meraih suara terbanyak empat kursi. Termasuk kami juga mampu mengusung kepala daerah dan puji Tuhan Wakil Bupati merupakan kader kita,” ungkapnya.

Maddu Mallu berharap, agar kader PKS tetap menjaga kedamaian dalam pesta demokrasi Pileg dan Pilpres ini, karena kerja politik ini merupakan tugas mulia dan jangan ada permusuhan antara Caleg.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *