oleh

Saatnya Perempuan Puncak Maju, Bersaing di Segala Bidang

ILAGA – Peringatan Hari RA Kartini ke-140 Tahun 2019, sebagai pahlawan emansipasi wanita yang jatuhnya Tanggal 21 April 2019, tentunya sebagai momen kebangkitan emansipasi perempuan Indonesia, juga menjadi inspirator bagi perempuan-perempuan Papua, lebih khusus di Kabupaten Puncak.

Perempuan-perempuan asal Kabupaten Puncak diharapkan untuk lebih maju lagi, mampu bersaing dengan perempuan dari kabupaten lain yang sudah lebih maju di berbagai bidang, harus mampu bersaing dengan laki-laki. Itulah hakekat dari emansipasi yang diperjuangkan oleh RA Kartini.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi yang juga sebagai Pembina TP PKK Kabupaten Puncak, saat peringatan Hari Kartini ke-140 tingkat Kabupaten Puncak di aula Negelar di Ilaga, Kabupaten Puncak, Kamis (18/4) kemarin.

“Pertama, saya sampaikan selamat HUT Kartini buat semua wanita-wanita hebat di Kabupaten Puncak. Inilah momen kebangkitan bagi perempuan di Puncak. TP PKK dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, gereja, adat, perlu bergandengan tangan untuk membuat program yang menyentuh perempuan di Puncak. Masuk ke honay, ajak mereka untuk menjaga kesehatan yang baik, makan yang baik, urus anak yang baik, lalu program pemberdayaan kepada mereka, agar kelak lahir generasi perempuan Puncak yang mampu bersaing di segala bidang,” ajaknya.

Kata Bupati, sejauh ini salah satu faktor penghambat kemajuan perempuan di Kabupaten Puncak, salah satunya adalah faktor adat, terutama suku Damal dan Dani. Perempuan masih dilihat sebagai pelengkap saja, lebih banyak untuk reproduksi anak, menjaga anak, hanya urus kebun, masak di dapur, urus suami.

Kata Bupati, oleh sebab faktor adat inilah yang perlu menjadi perhatian khusus dari dinas terkait dan TP PKK Kabupaten Puncak, untuk membuat program yang mampu menyentuh perempuan-perempuan ini. Sehingga kelak lahir Kartini-Kartini asal Kabupaten Puncak yang mampu menduduki posisi-posisi penting di provinsi maupun secara Nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *