oleh

6 Bulan Pustu Keakwa Tidak Ada Petugas

TIMIKA – Selama enam bulan lamanya, masyarakat di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah merindukan adanya pelayanan kesehatan dari para petugas kesehatan. Masyarakat di Kampung Keakwa hanya merasakan pelayanan kesehatan dari dua petugas kesehatan yang ditugaskan oleh Pelayanan Kesehatan Kristen Seluruh Indonesia (Pelkesi) yang bermitra dengan LPMAK. Sebab, para petugas kesehatan yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan tidak ada di tempat. Selama enam bulan, Pustu Keakwa di Kampung Keakwa Baru tidak memberikan pelayanan. Bahkan Gedung Pustu sudah digembok.

Hal itu terbukti dari monitoring yang dilakukan oleh para anggota DPRD ke Kampung Keakwa, Senin (29/4).

“Dari laporan masyarakat, Pustu Keakwa ini sudah hampir enam bulan tidak ada petugas yang melayani, gedung ini juga digembok,” ujar Komisi C DPRD, Hadi Wiyono.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini menyayangkan jika dengan begitu banyaknya tenaga kesehatan, namun di Kampung Keakwa saja tidak ada petugas yang bisa melayani masyarakat. Padahal di Kampung Keakwa ada kurang lebih 300 KK yang semuanya membutuhkan pelayanan kesehatan sewaktu-waktu.

Sementara itu, salah satu anggota Pelkesi, Suster Ima yang ditemui Radar Timika di lokasi Kampung Keakwa mengatakan, ia dan satu rekanya bertugas di tempat itu sejak tahun lalu. Pada setiap kampung, ditempatkan dua petugas kesehatan. Dimana, organisasi Pelkesi sendiri bermitra dengan LPMAK.

“Saya bersama satu rekan bertugas dari tahun kemarin, kami dari organiasi ada dua orang setiap kampung,” ujar Suste Ima.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *