oleh

Penerimaan CPNS di Puncak Dilaksanakan Secara Manual

TIMIKA – Ratusan Pencari Kerja (Pencaker) di Kabupaten Puncak, Senin (29/4) kemarin melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Puncak di Ilaga. Massa pendemo keberatan dengan sistem penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dilakukan secara online. Massa yang diterima langsung oleh Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi, Wabup Puncak, Pelinus Balinal, SSos Ag bersama jajarannya, menyampaikan sejumlah tuntutan, yang intinya meminta agar penerimaan CPNS di Puncak dilakukan secara manual atau offline.

Ada 3 poin yang disampaikan massa pendemo sebagai alasan bahwa di Puncak harus dilakukan penerimaan secara manual. Yang pertama, pendaftaran dan tes CPNS menggunakan komputer secara online sangat rumit. Kemudian kedua, belum pernah dilakukan pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang sistem penerimaan secara online kepada seluruh Pencaker. Dan ketiga, formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tidak sesuai dengan kebutuhan daerah dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Puncak.

Atas tuntutan dari massa pendemo itu, Bupati Puncak menyampaikan dukungannya. Bupati pun secara tegas menyatakan bahwa penerimaan di Puncak dilakukan secara offline atau manual. Bahkan penerimaan dengan sistem ini sudah mulai dibuka sejak kemarin.

Kondisi ini berbeda dengan penerimaan secara serentak tahun ini di Indonesia, yang dilakukan secara online. Beberapa penyebab mengapa Pemkab Puncak melaksanakan penerimaan secara offline, disampaikan langsung oleh Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi.

Kepada Radar Timika di bilangan Jalan Budi Utomo, Senin (29/4) kemarin, bahwa Pemkab Puncak belum siap melaksanakan penerimaan secara online. Beberapa penyebabnya, yang pertama, sistem penerimaan online sangat rumit, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh mayoritas Pencaker di Puncak. Dengan keterbatasan sarana dan prasarana di Puncak, sistem tersebut tidak bisa diikuti oleh para Pencaker.

Kemudian yang kedua, bahwa usulan agar Puncak melaksanakan penerimaan secara manual juga telah disetujui oleh pemerintah, dalam hal ini oleh Presiden RI, Joko Widodo. Sehingga dirinya mempunyai dasar untuk melaksanakan itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *