oleh

Willem Wandik Raih Penghargaan Bidang Infrastruktur

JAKARTA – Membangun di Kabupaten Puncak yang hanya mengandalkan transportasi udara bukan perkara mudah. Meski demikian, di tengah adanya berbagai keterbatasan, nyatanya tidak menyurutkan semangat Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi untuk mengejar ketertinggalan daerahnya.

Dengan berbagai terobosan di bidang infrastruktur, Kabupaten Puncak terus berusaha keluar dari ketertinggalan dan keterisolasian daerah. Semangat inilah yang akhirnya mengantarkan Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi mendapat penghargaan kategori infrastruktur yang dilakukan oleh MNC Group.

Penganugerahan penghargaan ini dimotori oleh Majalah SINDO Weekly dalam acara Malam Apresiasi Government Award 2019. Acara ini melibatkan 31 kepala daerah yang dinilai berhasil melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan pembangunan di daerah masing-masing. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Eko Putro di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (30/4) malam.

Dari Provinsi Papua, ada tiga kepala daerah yang meraih penghargaan ini, diantaranya Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi bidang infrastruktur, Walikota Jayapura, DR Drs Benhur Tommy Mano, MM di bidang pendidikan dan Kabupaten Jayapura, Mathius Awaitaouw, SE MSi sebagai kategori penanganan bencana.

Kabupaten Puncak sendiri berdiri sejak tahun 2008 lalu, pemekaran dari Kabupaten Induk Puncak Jaya. Dengan berbagai kondisi daerah yang begitu sulit karena transportasinya hanya menggunakan pesawat udara, membuat harga-harga barang di Kabupaten Puncak begitu tinggi. Bayangkan saja, untuk semen satu sak, bisa mencapai Rp 2 juta, tarif angkut alat berat ke Puncak, mencapai Rp 350 juta per satu kali angkut menggunakan helikopter, belum lagi harga bahan bangunan lain yang begitu mahal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *