oleh

Tim Investigasi Diturunkan Ke Puncak

Pasalnya menurut dia, ada beberapa versi siapa pelaku penembakan. Sehingga untuk memastikan siapa pelaku penembakan, perlu dilakukan investigasi mendalam. Dan, tim investigasi sudah diturunkan ke Ilaga sejak, Jumat (20/9) lalu.

“Pertama-tama saya sampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban, saya berharap agar keluarga diberikan kekuatan menghadapi cobaan ini. Saya prihatin dengan kejadian ini, sehingga baru saja dilantik saya harus ke Ilaga, agar saya bisa melihat dan mendengar langsung apa yang terjadi di sini, termasuk saya juga sudah menjenguk korban lain di RSUD Mimika,” ujarnya.

“Saya datang ke Puncak karena kemarin ada terjadi kontak tembak di sini, dan jatuh korban, sehingga kami datang untuk melakukan pendekatan, untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang terjadi di sini. Hanya saja saya belum bisa memutuskan, karena masih menunggu hasil kerja tim investigasi, dan tim investigasi sudah ada di Puncak bersama dengan saya saat ini,” imbuh dia.

Lanjut anak asli Papua yang baru empat hari menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih ini, nantinya setelah pihaknya mendapat hasil kerja dari tim investigasi yang diturunkan ke Ilaga, barulah hasil tersebut akan dilaporkan ke pimpinan guna mengambil keputusan yang tepat terkait dengan kondisi di Kabupaten Puncak.

“Kemudian soal permintaan dari masyarakat agar pasukan yang non organik agar ditarik dari Kabupaten Puncak, saya akan menyampaikan ke pimpinan, apalagi diperkuat oleh surat dari Bupati Puncak sendiri ke Presiden untuk segera menarik masukan non organik dari Kabupaten Puncak. Kita akan bantu sampaikan ke pimpinan, yang utama adalah masyarakat juga bantu saja personil saya di sini, kami sama-sama menjaga keamanan,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *