oleh

Tim Investigasi Diturunkan Ke Puncak

“Kami akan sampaikan aspirasi masyarakat ini ke pimpinan, agar ada langkah-langkah cepat dalam menyelesaikan persoalan di Puncak ini. Intinya kami ingin agar ada rasa aman bagi rakyat di sini, agar pembangunan bisa berjalan dengan baik, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi mengatakan pertemuan ini sangat penting dalam rangka rekonsiliasi kondisi di Kabupaten Puncak, pasca penembakan di Kampung Olen, Distrik Mabugi, Selasa (17/9) lalu. Karena Kabupaten Puncak saat ini membutuhkan keamanan dan kedamaian.

Katanya, dari hasil tatap muka dengan rombongan Pangdam XVII/Cenderawasih, intinya masyarakat meminta agar proses pengejaran yang selama ini dilakukan oleh pasukan non organik TNI kepada anggota KSB, segera dihentikan dan mencari pendekatan yang lain, yang lebih persuasif ketimbang menggunakan cara-cara kekerasan. Karena KKB kerap bersembunyi di belakang masyarakat.

“Dampaknya masyarakat sipil yang jadi korban, kota jadi tegang, kondisi tidak aman. Jadi kami minta proses pengejaran dihentikan, kita cari pendekatan lain yang lebih baik lagi, sehingga kabupaten ini aman, pembangunan bisa dilaksanakan dengan baik,” tambahnya.

Kata Willem Wandik, Presiden Joko Widodo dari sipil, harusnya tidak menggunakan cara-cara kekerasan untuk membangun di Papua. Karena jika menggunakan cara-cara kekerasan, maka jangan heran jika persoalan di Papua tidak akan selesai, program infrastruktur di Papua tidak akan berjalan dengan sukses.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *