oleh

Pemerintah Buka CPNS 2019, Papua Belum Kebagian

TIMIKA – Pemerintah kembali membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019. Ada 152.286 formasi yang disediakan, sayangnya untuk tahun Provinsi Papua termasuk Kabupaten Mimika tidak mendapat kuota.

Adapun perincian pembagian formasi, instansi pusat sebanyak 37.425 formasi pada 68 kementerian/lembaga dan instansi daerah 114.861 formasi pada 462 pemerintah daerah. Dari 462 Pemda itu tidak ada satupun kabupaten/kota di Papua yang mendapatkan alokasi.

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Mimika, Paskalis Kirwelakubun  yang dihubungi Radar Timika melalui telepon, Selasa (29/10). Kata dia Papua dan Papua Barat tidak mendapat formasi. Itu berarti Kabupaten Mimika juga termasuk di dalamnya.

Paskalis tidak mengetahui alasannya. Tapi kemungkinan ini terkait CPNS 2018 yang sudah dilaksanakan pada pertengahan Tahun 2019 namun hasilnya belum diumumkan hingga saat ini. Pemda Mimika juga belum mengetahui kapan hasil seleksi formasi 2018 akan diumumkan.

Mengingat tahun ini Kabupaten Mimika tidak mendapat formasi CPNS 2019 maka kemungkinan kuota tahun ini sekaligus dilaksanakan pada seleksi CPNS Tahun 2020 mendatang. “Jadi disatukan Tahun 2020 nanti,” tandas Paskalis.

Dalam rilis resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dijelaskan, ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS tahun 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada Instansi Pusat dan Daerah, serta formasi khusus putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada Instansi Pusat.

Sedangkan formasi jabatan yang dibuka adalah tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya. Tiga besar formasi pada penerimaan CPNS kali ini adalah guru sebanyak 63.324 formasi, tenaga kesehatan 31.756 formasi dan teknis fungsional 23.660 formasi. Seperti halnya pada penerimaan CPNS sebelumnya, setiap pelamar hanya dapat melamar pada satu formasi di satu instansi.

Perlu diketahui pula bahwa pada pelaksanaan seleksi CPNS 2019, bagi pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seleksi administrasi diberikan waktu sanggah maksimal tiga hari pascapengumuman dan instansi diberikan waktu maksimal tujuh hari untuk menjawab sanggahan tersebut. Guna menghindari terjadinya ketidakpuasan dalam putusan hasil seleksi administrasi yang diterbitkan instansi, pelamar diimbau untuk mempersiapkan dokumen-dokumen dengan baik dan hanya mengunggah dokumen yang sesuai dengan persyaratan.

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019 telah ditandatangani dan diumumkan oleh Menteri PAN RB melalui pengumuman nomor B/1069/M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah, pada Senin (28/10).

Pengumuman tersebut akan diikuti oleh pembukaan pendaftaran secara daring (online) melalui laman https://sscasn.bkn.go.id pada tanggal 11 November 2019 mendatang. Dokumen yang perlu disiapkan pelamar untuk diunggah ke dalam portal SSCASN di antaranya scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli, serta beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi. Dalam masa pengumuman ini, instansi yang membuka formasi CPNS 2019 diharapkan mempublikasikan pengumuman resmi pada situs web dan media sosial masing-masing.

Pada tahun ini pemerintah tidak membuka formasi tenaga administrasi karena jumlahnya sudah hampir separuh dari total di Indonesia. Saat ini pemerintah fokus membuka formasi untuk jabatan yang dapat berkontribusi memberikan perubahan.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *