Beranda Headline

Pertamina akan Bangun SPBU di 6 Kabupaten di Papua Tahun Ini

BAGIKAN
TANDA TANGAN – Enam Bupati, masing-masing Bupati Puncak, Asmat, Yahukimo, Yalimo, Tolikara dan Mamberamo Tengah, melakukan MoU dengan manajemen PT Pertamina dan PT Patra Logistik, salah satu anak perusahaan PT Pertamina, terkait rencana pembangunan sejumlah SPBU dan Jobber di enam kabupaten di Papua tahun ini. Pertemuan dan penandatanganan dilakukan di Surabaya selama dua hari, Selasa (14/1) dan Rabu (15/1) kemarin.

SURABAYA – Persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kabupaten pemekaran di Papua, nampaknya masih menjadi persoalan yang tidak pernah habis-habisnya. Meski sudah ada program BBM satu harga oleh pemerintah pusat, namun masyarakat di kabupaten pemekaran baik di Pegunungan Tengah, Papua Selatan, pesisir, masih terus merasakan harga BBM yang mahal, ditambah lagi dengan kelangkaan BBM, dampak dari permainan para penyalur ilegal.

Nah, untuk memutus mata rantai persoalan BBM ini, enam kepala daerah masing-masing Bupati Puncak, Asmat, Yahukimo, Yalimo, Tolikara serta Mamberamo Tengah, melakukan MoU dengan manajemen PT Pertamina dan PT Patra Logistik, salah satu anak perusahaan PT Pertamina, terkait rencana pembangunan sejumlah SPBU dan Jobber di enam kabupaten ini pada tahun ini. Pertemuan dan penandatanganan tersebut dilakukan di Surabaya, Selasa (14/1) hingga Rabu (15/1) kemarin.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi serta Bupati Asmat, Elisa Kambu, Bupati Tolikara, Usman  Wanimbo, Bupati Yalimo, Lakius Peyton, Bupati Yahukimo, Abock Busup, sementara Bupati Mamberamo Tengah diwakili oleh Kepala Dinas PTSP, Abraham Ahyuan, serta General Manager (GM) PT Pertamina (Persero) MOR VIII Maluku dan Papua, Gema Iriandus Pahalawan serta manajemen PT Patra Logistik.

GM PT Pertamina (Persero) MOR VIII Maluku dan Papua, Gema Iriandus Pahalawan usai pertemuan, mengaku gembira dengan langkah kerja sama ini. Sebab dalam pertemuan yang berlangsung selama dua hari ini, pihaknya bersama dengan para Bupati yang hadir mampu membuat rencana, untuk pengembangan fasilitas penyalur seperti Jobber (terminal BBM mini) dan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) di masing-masing kabupaten.

Dengan harapan nantinya pembangunan SPBU ini mampu memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan energy, seperti BBM dan elpiji dengan harga yang lebih rendah, sama seperti masyarakat di luar Papua. “Intinya dari pertemuan ini agar masyarakat bisa menikmati BBM satu harga, sama seperti di daerah lain,” ungkapnya.