Beranda Headline

APBD Kabupaten Puncak 2020 Ditetapkan Rp 1,35 T

BAGIKAN
Ketua Sementara DPRD Kabupaten Puncak, Lukius Newegalen, SIP menyerahkan dokumen APBD Tahun 2020 kepada Bupati Puncak, Willem Wandik yang sudah ditetapkan di Hotel Horison Ultima, Rabu (22/1) malam. Foto: Rachmat Julaini/Radar Timika

TIMIKA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Puncak Tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp 1,35 triliun. Hal ini diputuskan dalam Rapat Paripurna Tentang Persetujuan Terhadap RAPBD Tahun 2020 yang digelar di Hotel Horison Ultima, Rabu (22/1) malam.

Bupati Kabupaten Puncak, Willem Wandik, SE MSi usai paripurna kepada wartawan menerangkan, hal itu termasuk di dalamnya adalah untuk menutupi pinjaman daerah pada Tahun Anggaran 2019 untuk kegiatan yang harus diupayakan berjalan. Pembagian DPA sendiri dipastikan akan berjalan secepatnya pada Bulan Februari.

“Anggaran ini sudah selesai, sudah fix,” ujarnya.

APBD Tahun 2020 senilai Rp 1,35 triliun tersebut dinilai sudah sesuai dengan jalannya anggaran Negara. Ia mengatakan hal ini sudah sesuai. Bahkan ia menyatakan, APBD daerah yang ada di tingkat pusat juga sebenarnya mengalami pemangkasan untuk menutupi defisit secara nasional, sehingga dampaknya mencapai di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Karena disesuaikan dengan kondisi yang ada, ya kita sesuaikan juga. Tapi memang Kabupaten Puncak juga masih membutuhkan dana yang besar. Selama ini kami di daerah selalu mengupayakan mendapat dana yang banyak. Namun, ya apa daya,” katanya.

Menurut Bupati Willem Wandik, yang terpenting persentase pembangunan di Kabupaten Puncak sudah berjalan dengan normal.

“Jalan sudah mulai dikerjakan, pemerintahan sudah jalan juga sama bandara yang dibangun. Secara tidak langsung ekonomi dan pemerintahan sudah jalan, itu sangat penting,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, pihaknya akan segera memfokuskan program kedepan terhadap pelayanan dasar termasuk kepada para pegawai, juga kebutuhan lainnya.