Beranda Lintas Papua

Willem Wandik Bantu Pembangunan Gereja GBGP Kristus Iman Besar Kotaraja

BAGIKAN
Gedung gereja baru Jemaat Kristus Iman Besar Cigombong Kotaraja di Pemda II, Cigombong, Kotaraja, saat diresmikan pada Minggu (26/1). Foto: Diskominfo Puncak for Radar Timika

JAYAPURA – Kerinduan dari warga Jemaat Gereja Bethel Gereja Pentakosta (GBGP) di Tanah Papua, khususnya Jemaat Kristus Iman Besar Cigombong Kotaraja, selama 34 tahun sejak tahun 1986, untuk mendapatkan gereja yang permanen guna menunjang pelayanan mereka akhirnya tercapai. Ini setelah Tuhan mengutus salah satu hambanya, yakni Bupati Puncak, Willem Wandik, SE MSi yang dengan senang hati membantu membangun gereja mereka yang cukup megah. Peresmian gedung baru gereja ini dilakukan langsung oleh Walikota Jayapura, Drs Benhur Tommy Mano, MM di Pemda II Cigombong, Kotaraja, Minggu (26/1) kemarin.

Peresmian dihadiri ratusan warga Jemaat GBGP Klasis Kota Jayapura, mulai dari Jayapura hingga Waena dan Abepura. Mereka begitu antusias menyambut peresmian tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan kunci oleh Bupati Puncak kepada pihak jemaat, dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan ibadah perdana di gereja yang terletak indah di bawah kaki bukti di Cigombong, Kotaraja ini.

Tak heran jika Walikota Jayapura Drs Benhur Tommy Mano menyebut sosok Willem Wandik, sebagai orang samaria yang baik hati. Karena Willem Wandik sendiri merupakan anak seorang gembala yang dibesarkan di Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, namun memiliki perhatian untuk membantu membangun gedung megah ini hanya karena terpanggil setelah mendengar doa dan pergumulan dari jemaat GBGP Kristus Iman Besar. Selain itu, Bupati Wandik juga tinggal berdekatan dengan Gereja GBGP jemaat Kristus Iman Besar.

“Jemaat di sini perlu bersyukur, karena Tuhan mengutus orang samaria yang baik hati, Bupati Puncak Willem Wandik, untuk membangun gereja ini. Saya berharap agar pelayanan dalam gereja ini juga megah seperti gedung ini, untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II Sinode GBGP di Tanah Papua, Pdt Otniel Karubaba, SSos MM mewakili sinode menyampaikan ungkapan syukur karena pembangunan gereja ini merupakan pergumulan yang begitu lama, sejak 1986. Akhirnya Tuhan telah mengutus salah satu hambanya, Bupati Puncak Willem Wandik yang kebetulan tinggal berdekatan dengan gereja, mengambil alih pembangunan dan dalam waktu hanya satu tahun, gedung yang megah ini, bisa diresmikan.