Beranda Headline

Mimika Layak Jadi Ibu Kota Papua Tengah

Hasil Kajian Tim Universitas Gadjah Mada

BAGIKAN
ILUSTRASI - Bundaran SP 2 menjadi salah satu ikon baru Kota Timika. Berdasarkan hasil kajian dari Tim Kajian Universitas Gadjah Mada, Kota Timika dinilai paling layak menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah. Foto: Selvi/Radar Timika

TIMIKA – Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah yang dimotori tujuh bupati sekaligus, masih terus berjuang. Demikian halnya Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH sebagai Wakil Ketua Tim Pemekaran yang sekaligus berjuang menjadikan Mimika sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Bupati Omaleng yang ditemui di Hotel Grand Mozza, Kamis (30/1) kemarin mengatakan, tim terus bekerja. Para Bupati sudah ke Yogyakarta bertemu tim kajian Universitas Gadjah Mada. Selanjutnya menuju Jakarta untuk bertemu Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Tim juga sekaligus menemui Komisi II DPR RI untuk menanyakan jadwal kunjungan ke Kabupaten Mimika dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dan melihat kelayakan Mimika sebagai ibu kota.

Diungkapkan Bupati Omaleng, dari hasil kajian yang dilakukan UGM, Kabupaten Mimika dinilai paling layak menjadi ibu kota Papua Tengah. Itu dilihat dari poin yang dimiliki, dimana Mimika lebih unggul dari Nabire yang juga ingin menjadi ibu kota.

“Yang kurang di sini adalah posisi tanahnya itu saja. Tapi kajian UGM, kelayakan untuk Kabupaten Mimika unggul 3 poin untuk jadi ibu kota, kalau di Nabire dua. Sehingga saya yakin ibu kota di Mimika,” tutur Bupati Omaleng.

Masyarakat sambung Bupati Omaleng, sangat berharap dan mendukung Mimika jadi ibu kota. Sehingga inilah yang akan disampaikan kepada Komisi II DPR RI ketika berkunjung nanti. Agar ketika kembali ke Jakarta dituangkan dalam Undang-undang pembentukan daerah otonom baru Papua Tengah.