Beranda Seputar Mimika

Jelang Sensus, BPS Harap Masyarakat Beri Data yang Benar

BAGIKAN

TIMIKA – Sensus Penduduk 2020 yang akan dimulai pada tanggal 15 Februari sampai 30 Maret khusus online, dimana penduduk akan melakukan sensus secara mandiri melalui situs sensus.bps.go.id menggunakan basis utama Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP dan Kartu Keluarga (KK), diharapkan bisa disambut baik dengan baik oleh masyarakat dengan memberikan data yang benar.

“Sensus online ini haya diberlakukan untuk masyarakat yang dijangkau jaringan internet saja, jadi tanggal 15 ini sudah dimulai. Tetapi untuk yang belum terjangkau akan kita lakukan sensus tradisional, dimana kita akan turun lapangan mendata mereka. Kita akan tetap gunakan basis data Dukcapil,” tegas Kepala BPS Mimika, Trisno Tamanampo kepada Radar Timika, Kamis (6/2).

Data yang dikumpulkan dari kedua metode sensus ini pun akan diverifikasi ulang pada Bulan Juli oleh tim sensus BPS dengan cara turun langsung ke lapangan dan kemudian terakhir melakukan pencacahan lapangan untuk memastikan keakuratan data.

Ia mengatakan, masyarakat sebagai responden harus sadar untuk memberikan keterangan yang jujur apa adanya sebagaimana yang ditegaskan Presiden Jokowi, sehingga dengan demikian diharapkan data penduduk yang akan digunakan lagi untuk 10 tahun kedepan menjadi data statistik yang berkualitas dan terpercaya, guna mendukung pembangunan menuju masyarakat Indonesia yang semakin sejahtera.

“Kami harap kerjasama yang baik dari semua masyarakat. Data ini bukan kami gunakan untuk apa, tetapi untuk mengetahui berapa jumlah penduduk kita, berapa pertumbuhannya. Kesuksesan sensus ini adalah kesuksesan kita semua,” tutupnya.(ptb)