oleh

Yohana Paliling Terpilih Jadi Ketua PUKAT YMY Mimika

Ia berterima kasih kepada pengurus lama karena sudah bekerja maksimal. Salah satunya telah menyelesaikan pendataan anggota keluarga PUKAT Mimika. Menurut Yohana, ini akan sangat membantu persekutuan kedepan dalam pelaksanaan pelayanan kepada anggota.

“Kami berempat akan tetap bersama-sama sebagai tim yang akan membantu kita. Semoga kita diberi hikmat, kebijaksanaan, waktu dan kesempatan untuk bekerja dengan baik,” ujar Yohana Paliling.

Ketua PUKAT YMY Mimika yang lama, Frans Talebong mengungkapkan dasar dibentuknya persekutuan yakni pelayanan. Terutama ketika ada warga Toraja yang mengalami kedukaan. Kepengurusannya sendiri seyogyanya sudah berakhir sekitar 3 atau 4 tahun lalu. Tapi karena kesibukan, sehingga baru dilakukan pemilihan ketua baru sekarang ini.

Meski tanpa pengurus yang aktif, Frans mengatakan umat Katolik dari Toraja tetap aktif dalam berbagai kegiatan. Ketika ada kedukaan secara spontanitas hadir mendukung IKT dan juga komunitas basis gereja. Misalnya ketika ada program dari Paroki untuk ibadah inkuluturasi, maka Suku Toraja bergotong-royong mengikuti ibadah baik di SP 3, Katedral Tiga Raja sampai Paroki SP 1.

Ketua Panitia pemilihan, Mathius Patinggi dalam laporannya mengatakan alasan dilakukannya pemilihan ketua baru, dalam rangka menjaga kebersamaan PUKAT Mimika. Agenda pemilihan mulai dibicarakan pada 14 Desember 2019 di rumah salah seorang umat di SP 3. Dari pertemuan itu dibentuk panitia kerja untuk melaksanakan pemilihan.

Adapun persiapan panitia untuk pelaksanaan pemilihan yakni melakukan pendataan anggota. Yang terdata sebanyak 356 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 1.471. Itu tersebar di sejumlah gereja, di Katedral Tiga Raja sebanyak 133 kepala keluarga, Paroki St Stepanus Sempan ada 129 kepala keluarga, SP 2 ada 40 kepala keluarga dan SP 3 sebanyak 43 kepala keluarga.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *