oleh

Proses Bakar Honai Kubu Elvis Tabuni Siap Digelar

ILAGA- Pertikaian yang terjadi karena dampak dari Pemilukada pertama di Kabupaten Puncak pada sembilan tahun lalu, yaitu pada tahun 2011-2012 yang melibatkan dua kubu, yaitu kubu Elvis Tabuni yang berada di Distrik Gome dan Kubu Almarhum Simon Alom yang berada Distrik Ilaga, mengakibatkan hampir 51 korban jiwa, maupun harta benda diantara kedua kubu, kini mulai memasuki akhir dari prosesi adat perdamaian antara kedua belah kubu, yaitu prosesi adat bakar honai pertikaian atau perang.

“Proses bakar honai perang ini merupakan tahapan akhir proses perdamaian, ketika ada dua belah pihak yang terlibat dalam pertikaian, maka tahapan terakhir adalah bakar honai perang, dan kami bersyukur setelah hampir sembilan tahun lebih, akhirnya kedua belah pihak bisa masuk dalam proses adat perdamaian ini,” ujar Bupati Puncak Willem Wandik ketika menyembangi kubu Elvis Tabuni di Distrik Gome untuk membantu biaya guna menunjang prosesi adat perdamaian ini.

Lanjut Bupati, Pemerintah daerah mewakili negara perlu membantu dalam hal tahapan perdamaian ini, karena dampak dari agenda nasional yaitu Pemilukada 2011 lalu yang menyebabkan hingga kedua belah pihak terlibat dalam pertikaian, dampaknya adalah rakyat menjadi korban nyawa dan harta benda.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *