oleh

Tiga Bulan Belum Dibayar, Pemda Mulai Proses Gaji Honorer

TIMIKA – Sudah tiga bulan tenaga honorer lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika belum menerima gaji. Menyikapi itu Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mulai proses gaji. Hal itu diungkapkan Kepala BPKAD Mimika, Marten Mallisa yang ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (9/3) kemarin.

Pemda Mimika kata Marten Mallisa, tidak mengabaikan gaji tenaga honorer. Cuma yang menjadi kendala adalah data karena ada dua versi data yakni hasil verifikasi Inspektorat dan hasil pendataan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum ketika masih dijabat I Nyoman Putu Arka.

Untuk pembayaran gaji kedua data itu akan disatukan untuk menghindari adanya data ganda. “Memang kita sudah rencana bayarkan, kita sudah laporkan juga ke pimpinan, kasihan sudah tiga bulan tidak gajian,” terang Marten.

BPKAD juga masih meminta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk disandingkan data hasil verifikasi. Tapi data yang diminta khusus yang memiliki Surat Keputusan (SK) Bupati. Sesuai perintah dari Bupati, meskipun honorer sudah memiliki SK Bupati tetap harus ada disposisi dari kepala dinas supaya ada kekuatan hukum.

“Jangan sampai ada yang datang bawa SK baru tanpa sepengetahuan kepala dinas kan kita tidak tahu apakah mereka masuk kerja atau tidak,” ujar Marten.

Sebab diungkapkan Marten, ada temuan dimana salah seorang honorer baru mengantar SK pengangkatannya yang diterbitkan Tahun 2017 lalu. Ini diragukan oleh BPKAD karena sudah hampir 4 tahun tapi baru dilaporkan. Sehingga BPKAD menolak karena secara legalitas sudah tidak memenuhi syarat.

Marten tidak mengetahui persis berapa banyak honorer yang gajinya dibayar langsung dari kas daerah, karena masih sementara diverifikasi. Verifikasi ditargetkan rampung dalam beberapa hari kedepan karena tinggal sinkronisasi baru dilakukan pembayaran.

“Kalau anggaran itu memang kita sudah siapkan sekitar Rp 400 miliar untuk satu tahun,” terangnya.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *