oleh

Bertemu Mantan Dosen Asal Korsel hingga Bayi yang Diberi Nama Willem

Kunjungan Bupati Puncak Willem Wandik, SE MSi ke Distrik Doufo pada Sabtu (7/3) lalu, terasa berbeda dengan kunjungan-kunjungan sebelumnya ke distrik tersebut. Sebab ada beberapa momen yang sempat menggugah perasaan orang nomor satu di kabupaten tertinggi di Indonesia ini.

DISKOMINFO PUNCAK


SAAT kunjungan ke Distrik Doufo, salah satu distrik yang sebagian besar wilayahnya adalah Sungai Mamberamo, Bupati sempat bertemu dengan John Kim dan Mama Kim, pasangan suami istri asal Korea Selatan, yang hampir 33 tahun sejak Tahun 1987 mengabdikan dirinya untuk melayani di Wilayah Distrik Doufo, Kabupaten Puncak. Keduanya bahkan disebut sebagai Pahlawan Belantara Sungai Mamberamo, karena mampu hidup bersama masyarakat di sana. Meski jauh dari berbagai fasilitas, demi menginjili daerah tersebut, menterjamahkan alkitab dalam bahasa asli, dan membantu masyarakat dalam hal pemberdayaan ekonomi, kesehatan hingga pendidikan.

John Kim sendiri pernah menjadi salah satu dosen di STIE Ottow Geisler (sekaramg Universitas Ottouw dan Geisler) Kotaraja dalam era tahun 1994-1996. Saat itu dirinya mengasuh mata kuliah Bahasa Inggris. Salah satu mahasiswanya saat itu adalah Willem Wandik, yang saat ini menjadi orang nomor satu di Kabupaten Puncak. Sehingga ketika Willem Wandik bertemu dengan dosennya tersebut, Willem Wandik sempat meneteskan air mata karena terharu.

“Pak Kim ini dosen saya, dan pernah berjasa untuk saya. Saat itu kami kesulitan uang taksi untuk pulang ke Sentani. Usai kuliah sore, kami biasa berdiri, maka Pak Kim biasa tanya kami, mau pulang ke Sentani? Maka dia berhenti dan kami naik mobilnya untuk pulang ke Sentani bersama-sama,” ungkap Bupati Wandik.

Jhon Kim pun memeluk mantan anak asuhnya tersebut. Suasana bangga dan haru menyelimuti momen itu. Sang mantan dosen juga memberikan beberapa wajangan untuk menjadi nasihat kepada bupati dalam memimpin kabupaten ini. Bahkan dirinya juga memberikan sebuah buku, sebagai kado Buat Bupati Puncak, yang berisi tentang renungan-renungan Kristen.

Bupati Puncak saat mengendong bayi berusia dua minggu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *