oleh

Jumlah Honorer Terus Bertambah

TIMIKA – Instruksi Bupati agar perekrutan tenaga honorer dihentikan, yang terjadi justru sebaliknya. Jumlah tenaga honorer di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika malah terus bertambah. Itu diungkapkan Inspektur Pemerintah Daerah, Yulianus Sasarari ketika ditemui Radar Timika di kantornya, Kamis (12/3) kemarin.

Inspektorat sudah melakukan validasi terhadap data seluruh pegawai honorer di Mimika. Validasi langsung ke OPD dan distrik yang bisa dijangkau. Tapi kata Yulianus setelah divalidasi ternyata ada lagi penambahan.

Padahal sudah ada surat dari Bupati bahwa pegawai honorer yang diangkat oleh pimpinan OPD per Januari 2020 tidak diakomodir dalam APBD kecuali yang diangkat dengan SK Bupati. “Jadi setelah kami validasi, dengan kondisi real hari ini sudah berubah. Sudah ada penambahan, itu yang sementara dicocokkan lagi,” kata Sasarari.

Sebelumnya oleh Asisten 3 di zaman I Nyoman Putu Arka kata Sasarari juga sudah melakukan verifikasi data honorer kemudian dilanjutkan dengan validasi oleh Inspektorat. Validasi itu untuk mencocokkan data dari OPD dengan daftar hadir yang ada. Inspektorat mengecek apakah benar honorer itu ada atau tidak.

Kemudian, honorer itu diangkat oleh siapa, apakah oleh pimpinan OPD terdahulu atau bupati bahkan sekda sebelumnya dengan menerbitkan SK melalui bagian hukum. Itu diluar dari 150 honorer Amungme dan Kamoro yang memang diangkat langsung oleh Bupati Omaleng.

Hasilnya, data di OPD memang lengkap. Ada yang lewat pimpinan OPD dan ada juga yang merupakan salinan SK Bupati. “Terus pembayarannya bagaimana apakah langsung dari BPKAD atau lewat DPA OPD. Sebatas kami melakukan validasi,” tandas Sasarari.

Temuan Inspektorat, bahwa honorer memang berada di tempat tugas. Hanya ada satu dua orang yang kebetulan tidak masuk kerja karena ada alasan tertentu tapi namanya ada dalam daftar hadir. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *