oleh

BPJamsostek Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Peserta

TIMIKA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Papua Mimika menyerahkan santunan kepada keluarga Alm Zainal Safari karyawan PT Srikandi Mitra Karya selaku peserta BPJamsostek yang meninggal karena kecelakaan kerja.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Mimika, Dedy Mulyadi kepada istri alm Zainal Safari, Norma didampingi HR Manager PT Srikandi Mitra Karya, Bondan Setyo Ubadi di kantor PT Srinkandi Mitra Karya, Jalan Budi Utomo, Jumat (13/3).

Santunan yang diterima yakni Jaminan Hari Tua sebesar Rp 17.148.745, Jaminan Kematian Rp 42 juta. Jaminan pensiun bulanan sebesar Rp 350 ribu yang akan diterima ahli waris setiap bulan, serta bantuan beasiswa untuk dua orang anak sampai perguruan tinggi dengan nilai maksimal Rp 174 juta.

HR Manager PT Srikandi Mitra Karya, Bondan Setyo Ubadi menyampaikan apresiasi atas kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi para pekerja. Juga kecepatan dalam proses pengurusan santunan sehingga ahli waris bisa menikmati secepatnya. “Kami tidak menyangka secepat ini,” katanya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Mimika, Dedy Mulyadi mengatakan santunan diberikan sebagai wujud kepedulian PT Srikandi Mitra Karya dalam melindungi pekerjanya. BPJamsostek juga mengapresiasi perusahaan yang sudah mendaftarkan seluruh pekerjanyauntuk 4 program sekaligus termasuk jaminan pensiun. “Tidak semua perusahaan daftarkan pekerjanya untuk program jaminan pensiun,” ujar Dedy.

Bentuk santunan ini juga kata Dedy merupakan amanah dari negara untuk memberikan kepastian jaminan kepada pekerja. Bahkan pemerintah lewat aturan terbaru meningkatkan nilai dari manfaat yang diterima peserta sejak Desember 2019 lalu.

Seperti beasiswa yang dulunya hanya diberikan sekali sebesar Rp 12 juta dan hanya untuk satu orang anak. Sekarang diterima dua orang anak mulai dari TP sampai lulus S1. Itu dibayarkan setiap tahun berdasarkan tingkatan sekolah.

Ahli waris dalam hal ini istri dijelaskan Dedy, akan menerima jaminan pensiun setiap bulan. Tapi apabila istri menikah lagi maka jaminan pensiun akan diturunkan kepada anak. Ia juga menyarankan istri almarhum yang menjalankan usaha kecil-kecilan di rumah untuk mendaftar sebagai peserta mandiri agar bisa dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan dan mendapat manfaat yang sama.

Dedy juga menekankan meskipun ahli waris berencana pindah domisili atau anaknya bersekolah di luar Timika tetap bisa dilindungi asalkan melapor di kantor BPJS setempat dengan membawa dokumen seperti KTP.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *