Beranda Headline

Kapal Pesiar Turunkan 9 Turis di Pomako

BAGIKAN
Kapal Motor Pesiar jenis Pinisi yang bersandar di sekitar pelabuhan Pomako, Selasa (17/3) kemarin ditinjau petugas kesehatan.(RACHMAT JULAINI/RADAR TIMIKA)

TIMIKA – Sebanyak sembilan Warga Negara Asing (WNA) dari sejumlah negara yang menumpangi kapal pesiar dengan tujuan untuk melakukan wisata, turun di Pelabuhan Pomako, Selasa (17/3) kemarin. Turunnya sembilan turis ini langsung disikapi Pemda Mimika bersama tim untuk mencegah penyebaran virus corona.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM yang ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan kemarin mengatakan  tidak ada pelarangan untuk menurunkan penumpang di Pomako. Tapi sebelum turun, seluruh penumpang dan ABK diperiksa terlebih dahulu.

Kapal pesiar itu mengangkut wisatawan dan berangkat dari Bali. Sebelum berlayar sudah dilakukan pemeriksaan dan seluruh turis dianggap sehat. Tapi terus dipantau. “Mereka sebenarnya praktis, mereka bebas tetapi kita lakukan pemeriksaan,” tandasnya.

Sembilan turis WNA itu diturunkan di Pomako kemudian akan melanjutkan perjalanan dengan pesawat terbang kembali ke negaranya. Awalnya berencana berwisata ke Raja Ampat, tapi terjadi perubahan sehingga memilih pulang ke negara masing-masing.

Pada kesempatan terpisah, Dokter Umum pada Kantor Kesehatan Pelabuhan, dr Satria TP di kawasan Pelabuhan Pomako menjelaskan, setelah melakukan pemeriksaan, sejumlah orang yang berada di kapal pesiar tersebut dipastikan dalam batas normal kesehatannya. “Semuanya bagus. Suhu badan yang diperiksa teman-teman saya juga bagus. Tidak ada yang sampai 38 derajat, ada yang 37-an memang tapi mungkin karena cuaca,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan lain, ia menyebut baik dari ujung kepala hingga kaki semua penumpang kapal pesiar masih dalam keadaan normal dan baik. “Tidak ada batuk maupun pilek. Tenggorokan mereka juga tidak ada amandel atau radang lainnya. Sudah kami lihat satu persatu,” jelasnya.