oleh

Antisipasi Wabah Corona, Sekolah dan ASN Pemkab Puncak Libur 14 Hari

“Saya juga baru dari Jakarta jadi saya diperintah oleh Dinas Kesehatan untuk isolasi diri di rumah. Artinya dipantau. Karena saya juga kemarin dari Jakarta ke Jogja, pulang balik jadi ya ini juga saya memberikan contoh kepada rakyat saya di sini bahwa saya juga diisolasi,” bebernya.

Bupati juga mengimbau kepada warganya untuk membiasakan hidup bersih dan sehat, dengan mencuci tangan dengan sabun, termasuk menutup mulut dan hidung ketika sedang batuk atau bersin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak, Demus Wonda mengatakan, untuk mengatasi virus corona atau Covid-19, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah antisipasi, salah satunya membentuk Tim Siap Siaga Virus Corona, termasuk menyiapkan ruang khusus isolasi di Puskesmas rawat inap Ilaga.

“Bahkan kami juga sudah menyiapkan petugas kami untuk melakukan tes suhu tubuh thermometer infra red di Bandara Aminggaru kepada masyarakat yang hendak turun dari pesawat, maupun hendak keluar dari Ilaga. Disamping itu sosialisasi juga kami lakukan, agar masyarakat bisa melakukan langkah-langkah anstipasi virus ini,” tambahnya.

Acara sosialisasi tentang virus corona tersebut diakhiri dengan doa bersama, yang dipanjatkan oleh denominasi gereja dan agama yang ada di Kabupaten Puncak. Intinya mereka berdoa agar cobaan saat ini seperti virus corona, segera berlalu dan kondisi di Kabupaten Puncak aman dan damai.(Diskominfo Puncak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *