Beranda Headline

Pemda Mulai Terapkan “Kerja dari Rumah”

Sekolah Juga Diliburkan

BAGIKAN
Johannes Rettob, SSos MM.(Dok/radar timika)

TIMIKA – Terhitung mulai hari ini (19/3) sampai 14 hari ke depan aktivitas perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika ditutup. Pemda Mimika mulai mengambil kebijakan ‘kerja dari rumah’ sebagai langkah social distancing untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Jeni O Usmany.
(foto: Siti aminah/radar timika)

Pemda Mimika sudah menerbitkan surat edaran sebagai tindak lanjut dari surat edaran Pemerintah Provinsi Papua yang mengimbau kegiatan perkantoran ditutup 14 hari dan menerapkan work from home bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM kepada wartawan, Rabu (18/3) usai rapat koordinasi pencegahan Covid-19 di Hotel Grand Mozza mengatakan, mulai Kamis (19/3) sampai (5/4) aktivitas perkantoran ditiadakan. “Tanggal 6 April masuk seperti biasa apabila tidak ada perubahan situasi siaga bencana,” katanya.

Namun Wabup menegaskan, kebijakan ini bukan untuk libur, tapi bekerja dari rumah dengan memanfaatkan teknologi yang sudah ada. Ia juga mengimbau kepada semua ASN supaya tidak melakukan perjalanan ke luar daerah.

Sementara BUMN, BUMD kata Wabup hanya sekadar imbauan termasuk kepada instansi vertikal. Tapi masing-masing kementerian sudah ada instruksi sendiri. Pemda hanya melanjutkan instruksi presiden dan gubernur.

Wabup menyatakan, kebijakan ini dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Agar masyarakat bisa melakukan isolasi di rumah dan tidak melakukan kegiatan luar rumah yang tidak penting. Kalaupun berada di luar rumah tetap menjaga jarak atau social distancing.

Surat edaran itu juga berlaku untuk sekolah dan perguruan tinggi. Tapi pelaksanaan UN bagi tingkat SMK tetap berjalan karena sudah dijalankan. Sementara UN untuk SMA, SMP dan SD mengikuti kebijakan nasional ditunda.

Walaupun sekolah diliburkan, namun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jeni O Usmany, kepada Radar Timika, Rabu (18/3) mengharapkan agar orang tua dapat memperhatikan aktivitas anaknya selama tidak bersekolah. Anak-anak di rumah dipastikan harus tetap belajar.