Beranda Headline

Jika Ada Temuan Covid-19, Mimika akan Lockdown

BAGIKAN
PANTAU - Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH memantau proses screening penumpang di Bandara Mozes Kilangin, Kamis kemarin.(SELVIANI BU’TU/RADAR TIMIKA)

TIMIKA – Wabah Covid-19 sudah ditetapkan sebagai pandemi global. Di Indonesia, setiap hari terjadi peningkatan kasus. Pemerintah Pusat sudah menetapan darurat bencana nasional sampai 29 Mei 2020. Pemda Kabupaten Mimika sampai saat ini karena belum ada temuan maka baru menetapkan status siaga Covid-19.

Tapi jika nantinya ada satu saja kasung yang dinyatakan positif Covid-19 maka Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH akan langsung menerapkan lockdown. Itu ditegaskan Bupati saat memimpin apel siaga Covid-19, di Kantor Pusat Pemerintahan, Kamis (19/3) kemarin.

Meskipun Presiden Joko Widodo sudah menyatakan bahwa kebijakan lockdown hanya diputuskan oleh pusat, namun Bupati Omaleng tetap akan mengambil kebijakan itu jika memang ada temuan kasus positif di Mimika. “Kalau ada kasus, kita langsung lockdown. Saya tidak mau tahu,” katanya.

Lockdown yang dimaksud Bupati adalah dibatasinya penerbangan dari dan ke Timika untuk sementara waktu. Pasalnya salah satu sumber penularan adalah adanya perpindahan penduduk dari daerah endemis. Sementara di Indonesia terutama Jakarta merupakan daerah dengan kasus tertinggi dan semua penerbangan ke Timika berasal dari Jakarta.

Ditambah lagi kata Bupati, kebiasaan sebagian besar masyarakat di Papua yang tidak mencuci tangan bahkan tidak mandi membuat warga sangat rentan. Di Indonesia sampai Rabu (18/3) sudah ada 227 kasus positif dan 19 orang meninggal dunia. “Jadi kalau terjadi apa-apa kita bisa lockdown,” tandasnya.