Beranda Seputar Mimika

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Untuk 5 Bulan ke Depan

BAGIKAN
Kepala Seksi Logistik Bulog Timika, Ariek Estyanto Indra Wibowo.(DOK RADAR TIMIKA)

TIMIKA- Ancaman virus corona (COVID-19) tidak dipungkiri akan membuat masyarakat di Kabupaten Mimika panik atau panic buying, Sebagaimana yang sudah mulai terjadi dibeberapa daerah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bulog Timika tetap menjaga stok beras. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Logistik Bulog Timika, Ariek Estyanto Indra Wibowo kepada Radar Timika, Senin (23/3) melalui pesan singkat Whatsapp.

Persedian stok beras di gudang Bulog Timika kata Ariek masih sangat cukup, dan aman untuk 5 bulan kedepan yakni sebanyak kurang lebih 1.900 ton. Dengan jumlah ini ia berharap masyarakat Mimika tidak panik.

“Kalau persediaan kita sendiri masih aman yah, dan bukan cuma beras Bulog saja kan yang ada di Mimika. Banyak merek beras lain jadi soal panik kita harap tidak terjadi. Sekarang yang dibutuhkan itu adalah tetap tenang, supaya imunitas kita tetap terjaga,” katanya.

Adapun stok beras yang masuk ke gudang Bulog lanjut Ariek adalah beras Bulog asal Merauke, sehingga ketika stok mulai berkurang, maka Bulog Mimika akan langsung mengusulkan permintaan. Namun sejauh ini, Bulog Timika tidak pernah mengalami kekosongan stok untuk beras. Harganya pun masih tetap normal yakni Rp 10 ribu per kilogram.

Namun meskipun saat ini beras Bulog masih aman, kekosongan stok justru terjadi pada gula dan minyak gorong produksi Bulog.

“Kalau gula sedang dalam pengiriman. Kemungkinan akan tiba minggu ini atau depan, semoga cuaca mendukung. Tapi yang perlu masyarakat ketahui untuk minyak goreng dan gula, untuk sementara bukan Bulog yang diberi tugas oleh Presiden, namun Kementerian Perdagangan yang tangani langsung,” tutupnya. (ptb)