Beranda Seputar Mimika

Kadisdik Sambut Baik Penghapusan UN

BAGIKAN

TIMIKA – Penghapusan Ujian Nasional (UN) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah mulai diberlakukan tahun ini, sebagai akibat dari situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan, disambut baik Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mimika, Jeni Ohestina Usmani.

Menurutnya, meski pun UN merupakan sistem yang berlaku secara nasional, tetapi untuk mengukur kemampuan anak harus dilakukan oleh guru pada saat proses pembelajaran berlangsung di sekolah, sehingga tidak perlu UN untuk memastikan siswa lulus atau tidak.

“Jadi saya pikir untuk memastikan anak ini bisa dan tidak, itu ada alat ukur yang guru sendiri tahu. Jadi tidak perlu UN, karena guru sudah tahu pada saat proses di sekolah dan soal keputusan ini kami akan sebarkan surat edaran ke sekolah-sekolah,” katanya saat ditemui Radar Timika, Rabu (25/3) di Hotel Grand Mozza.

Namun untuk mengantisipasi penghapusan UN yang sebelumnya diwacanakan baru akan dilakukan tahun 2021 mendatang, Disdik Kabupaten Mimika kata Jeni sudah membentuk tim pembuat soal untuk Kabupaten.

“Soal sudah ada di Bank Soal, modelnya bagaimana itu nanti. Tapi yang jelasnya mau ujian atau tidak itu tidak hasil penilaian tetap ada. Nah, proseskan sudah dilakukan satu semester lalu dan inikan semester kedua sambil jalan. Jadi di Mimika saya pikir tidak ada masalah,” katanya.

Namun meskipun UN sudah dihapus, ia tetap meminta kepada semua siswa untuk tetap giat belajar, karena menurutnya dengan penghapusan UN maka sistem kelulusan siswa tidak akan semudah yang dipikirkan, karena keputusannya akan tetap berdasarkan pada nilai rapor siswa.(ptb)