Beranda Seputar Mimika

KPK dan HMI Soroti Kenaikan Harga Bahan Pokok

BAGIKAN

TIMIKA – Komunitas Pemuda Kei (KPK) Kabupaten Mimika dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Mimika Cabang Jayapura, sama-sama berharap pemerintah daerah menindak sejumlah pihak yang memanfaatkan masa ‘isolasi’ berkaitan dengan penyebaran Covid 19 atau dikenal dengan corona. Hal itu khususnya ulah sejumlah oknum yang menaikkan harga barang.

Ketua KPK, Yosep Temorubun, SH melalui pesan singkat, Rabu (25/3) kemarin menuliskan, pihaknya menginginkan agar baik Pemda Mimika bersama aparat keamanan menindak oknum yang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga kebutuhan pokok. Ia menilai, di beberapa tempat sejumlah kebutuhan masyarakat sudah naik harganya.

“Ada oknum-oknum pedagang yang memanfaatkan keadaaan dengan menaikkan harga kebutuhan pokok. Harga itu dapat mencekik masyarakat karena dipatok dengan harga yang tidak pantas. Ini sangat meresahkan warga apalagi yang berpenghasilan pas-pasan,” tulisnya.

Ia bahkan dengan tegas menyampaikan agar Pemda Mimika dan aparat keamanan melakukan Sidak di lapangan. Jika nantinya terbukti ada pihak yang menaikkan harga dari harga normal, pihaknya berharap ada sanksi tegas, misalnya dengan mencabut izin usaha.

Sementara itu, Ketua HMI Komisariat Mimika, Firdaus Wazdi pada kesempatan terpisah menambahkan, Pemda Mimika harus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Beberapa hari terakhir ia menyebut, terjadi kelangkaan dan naiknya harga bahan pangan.

“Kami mengutuk keras bagi para pedagang dan pengusaha yang melakukan hal demikian. Karena itu merupakan kejahatan kemanusiaan,” ungkapnya.

Di sisi lain ia juga meminta agar masyarakat tidak panik. Apalagi jika kepanikan dibarengi dengan pembelian kebutuhan pokok secara besar-besaran.

“Aparat kepolisian dan dinas terkait harus tindak tegas praktik yang mengakibatkan kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran. Kami juga berharap ada penyiapan nomor layanan pengaduan,” katanya.

Firdaus juga mengajak masyarakat di Mimika mengikuti apa yang menjadi imbauan dan harapan pemerintah.

“Kita harus bisa secara bersama-sama menghadapi situasi ini dengan dasar kemanusiaan,” tutupnya.(dcx)