Beranda Seputar Mimika

Radar Timika Bantah Wartawannya Positif Corona

BAGIKAN

TIMIKA – Surat Kabar Harian (SKH) Radar Timika membantah informasi yang telah viral di Timika bahwa salah satu wartawannya positif Covid-19. Isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan yang menyebar mulai Rabu (25/3) itu, berawal dari sebuah chat di WhatsApp Group (WAG).

Dalam percakapan itu disebutkan, bahwa seorang wartawan laki-laki dari Radar Timika positif Covid-19, sehingga si pembuat informasi meminta agar anggota grup lainnya untuk waspada, sebab di Mimika sudah ada yang positif virus corona.

“Bismillah.., Umma sayang jgn lupa perkuat ikhtiar n perbanyak tawakal,ditimika yg ana bilang kemarin salah 1 laki2 wartawan radar timika ydh positiv covid 19/corona..info valid n akurat.stay in home yah umma.” demikian chat WA yang disampaikan seorang anggota grup.

Info itu kemudian ditanggapi oleh seorang anggota grup lainnya yang menanyakan kebenaran informasi itu, sebab ia sudah meneruskannya kepada teman-temannya.

“Um ini info sudah betul kah krn sy sdh teruskan sm tmn2 jg,” katanya.

Pertanyaan ini kemudian dijawab oleh Ummu Hanif.

“Abu hanif yang bilang kebetulan bosx pak andi polisi plus intel..orgx yg bilang,krn wartawan itu barusan dr luar daerah n wartawan koran..makax tdi dia pulang dgn sedikit was2.,” jawabnya.

GM sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) Radar Timika, Leonardus Sikteubun membantah keras informasi tersebut dan memastikan info itu adalah berita tidak benar alias hoax.

“Yang pertama, tadi malam (Rabu 25/3, red) semua wartawan Radar Timika yang berjumlah enam orang masuk kerja seperti biasa untuk mengetik berita. Jika ada yang positif tentu sudah dilakukan karantina dan perawatan sehingga tidak bisa masuk kerja. Kemudian yang kedua, tidak ada satupun wartawan Radar Timika yang keluar daerah sejak 11 Februari 2020. Sehingga dari dua itu saja bisa dipastikan informasi tersebut hoax,” ujar Leo.

Karena itu, ia meminta kepada pihak yang membuat kabar hoax tersebut untuk meminta maaf. Sebab informasi tersebut sudah menyebar dan membuat wartawan Radar Timika dicurigai saat bekerja mencari berita. Serta memberikan somasi kepada pemilik akun media sosial yang sudah menyebarkan informasi menyesatkan tersebut.

“Kami harapkan kita semua mendukung upaya pemerintah dalam memerangi Covid-19 di Mimika. Salah satu caranya dengan tidak membuat berita hoax,” pesannya.

Sebab menurut dia, situasi saat ini seluruh masyarakat sedang was-was. Sehingga diharapkan jangan ada pihak-pihak yang membuat kabar yang tidak benar sehingga membuat situasi semakin kacau.