oleh

Sidak, Dewan Minta Pedagang Tidak Naikkan Harga Sembarangan

TIMIKA – Di tengah maraknya penyebaran virus corona, masyarakat dibuat panik dengan informasi penutupan sejumlah akses di Kabupaten Mimika. Melihat hal ini, beberapa oknum pedagang justru memanfaatkannya dengan menaikkan harga barang terutama sembako.

Tidak tinggal diam, Ketua DPRD Robby Kamaniel Omaleng bersama sejumlah anggota dewan diantanya Ketua Komisi B Rizal Patadan, Daud Bunga, Herman Gafur dan Reddy Wijaya langsung melakukan pengecekan di Pasar Sentral dan sejumlah toko grosir yang menyediakan sembako di Jalan Hasanuddin, Rabu (25/3).

Rizal Patadang mengatakan, di tengah situasi yang mengkhawatirkan masyarakat ini diharapkan tidak serta merta oknum-oknum tertentu mengambil keuntungan, seperti salah satunya menaikkan harga-harga barang.

“Dengan adanya informasi-informasi yang beredar ini membuat masyarakat panik, tidak tertutup kemungkinan ada oknum-oknum yang menyalahgunakan ini, mengambil keuntungan dari yang kita hadapi sekarang, tentunya ini tanggungjawab kita bersama,” jelasnya.

Dikatakan Rizal, semua pihak diharapkan tetap tenang. Ia berharap agar dampak dari informasi yang tidak bertanggung jawab dan membuat kepanikan masyarakat ini tidak menyusahkan masyarakat, terutama yang berada di kalangan menengah ke bawah.

Menurut Rizal, setelah pihaknya bertanta langsung kepada sejumlah pedagang, memang sudah ada beberapa barang kebutuhan sehari-hari yang naik seperti telur lokal yang naiknya cukup signifikan sampai Rp 100 ribu per rak dari harga sebelumnya Rp 50-60 ribu. Sementara untuk bumbu dapur juga mengalami kenaikan sampai 50 persen. Yang paling mencolok adalah jahe merah yang biasanya dihargai Rp 80 ribu, kini naik hingga Rp 200 ribu per kilogramnya. Untuk kebutuhan sembako lainya yakni beras, minyak goreng, tepung, gula, teh dan kopi harganya masih stabil.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *