oleh

Ribuan Ikan Sarden Mati, Dipastikan Kekurangan Oksigen Saat Air Surut

TIMIKA – Polairud Polres Mimika memastikan, penyebab ribuan ikan Lamur atau Sardanella yang ditemukan mati di perarian sungai Distrik Agimuga karena kekurangan oksigen. Hal itu dipastikan setelah Polairud, berkoordinasi dengan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Dinas Perikanan Kabupaten Mimika.

Dalam pernyataan yang diterima Radar Timika dari Kasat Polairud Polres Mimika, AKP Frits Erari, Kamis (26/3) kemarin, ribuan ikan sarden tersebut dijelaskan mati karena beberapa hal. Sebelumnya, dijelaskan pula bahwa ikan sarden hidup secara bergerombol. Di mana saat akan migrasi atau berpindah tempat untuk mencari makan, ikan tersebut akan mengikuti arus naik yang masuk ke dalam sungai.

Dijelaskan, mengikutnya ikan pada air pasang yang masuk dalam sungai karena air membawa banyak nutrisi dan makanan. “Tetapi saat air mulai surut, ikan biasanya terlambat berpindah. Dan mulailah mereka terjebak,” kata AKP Frits Erari.

Terjebaknya ikan dalam skala besar tersebut membuat oksigen untuk ikan sendiri mulai menipis. Saat oksigen mulai menipis itulah, maka ikan kemudian mati secara massal.

“Kejadian ini sudah beberapa kali terjadi di pesisir muara sungai dan dari jenis ikan yang mati, hanya terdapat satu jenis ikan saja yaitu ikan sarden,” sambungnya.

Hal ini disampaikan termasuk untuk menjawab pertanyaan sejumlah masyarakat melalui akun sosial Facebook. Salah satunya disampaikan oleh salah satu pendiri Organisasi Kaum Intelektual Amungsa (OKIA) Kabupaten Mimika, Yohanes Kemong.

Ia dalam postingan lainnya menegaskan pihaknya menerjunkan tim untuk mengecek langsung di lokasi dan mencari sebab matinya “jutaan” ikan tersebut. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *