Beranda Seputar Mimika

Keputusan Lockdown Sangat Tepat Dilakukan Saat Ini

BAGIKAN
Robby Kamaniel Omaleng.(foto: SITI AMINAH/RADAR TIMIKA)

TIMIKA – Langkah Pemerintah Provinsi Papua yang juga dilaksanakan oleh Pemda Kabupaten Mimika untuk mengambil langkah lockdown demi membatasi penyebaran virus corona di Papua, dinilai sangat tepat dilakukan saat ini, mengingat penyebaran virus corona sudah sangat meresahkan masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng, Selasa (21/3). Disebutkannya, keputusan yang diambil oleh Pemprov Papua sudah sangat tepat, agar penyebaran Corona Virus Diseases 2019 (Covid 19) tidak merebak ke Papua.

Dikatakanya, langkah cepat untuk melockdown Papua yang sudah diambil oleh kepala daerah ini merupakan kebijakan penting dan serius yang harus didukung oleh semua lapisan masyarakat di Papua.

“Gubernur atau Bupati yang sudah mengambil langkah untuk lockdown, ini justru langkah cepat yang mereka ambil untuk membatasi agar covid 19 tidak masuk ke Papua,” kata Robby.

Menurutnya, pembatasan sosial yang diambil pemerintah sangat tepat demi menyelamatkan masyarakat yang ada di Papua. Langkah cepat dan tepat ini harus segera diambil, karena dilihat dari segi alat kesehatan, sumber daya manusia, fasilitas penunjang seperti APD bagi tenaga perawat dan sebagai tidak ada, dan ini merupakan bahaya besar bagi Papua, langkah yang diambil pemprov sangat tepat.

Lanjutnya, dengan pembatasan sosial itu bisa menjadi tolak ukur melihat kemungkinan adanya warga yang datang dari luar Timika khususnya zona merah Covid-19 dan bisa menyebarkan virus ke daerah ini.

“Lockdown ini harus didukung oleh semua pihak, sebab orang yang mungkin sudah kena disana kemudian datang ke sini dan menyebar, sehingga langkah pemerintah sudah tepat,” jelasnya.

Apabila Pemprov tidak mengambil langkah tersebut, akan banyak korban akibat Covid 19 di Papua. Di mana, fasilitas kesehatan ini sangat minim dan itu akan menimbulkan banyak korban, walaupun pemerintah pusat belum mengeluarkan PP.

Ditambahkannya, pemerintah pusat bisa mempertimbangkan hal tersebut, walaupun kenyataannya keputusan yang diambil Pemprov Papua tidak sejalan dengan pemerintah pusat.

Lanjutnya, dewan menilai tidak salah Pemda mengambil langkah seperti itu.

“Saya berharap kepada Pemda dan Pempus apapun keputusannya memang secara aturan tidak sesuai, tapi melihat situasi daerah yah harus dimaklumi karena langkah yang diambil hanya untuk melindungi rakyatnya,” pungkasnya.(ami)