oleh

Lurah Otomona Minta Warganya Melaporkan Diri

TIMIKA– Menyikapi informasi yang disampaikan juru bicara Tim Gugus COVID-19, Reynold Ubra terkait adanya keterkaitan antara meninggalnya salah satu peserta kegiatan gereja, yang digelar di Lembang pada tanggal 16 Maret, Kepala Lurah Otomona, Ave P Hegemor saat dihubungi Radar Timika, Jumat (3/4) meminta warga masyarakatnya yang hadir di acara pemakaman untuk melaporkan diri.

Pasalnya, hal ini akan membantu tim gugus untuk menekan penyebaran virus ini di Kabupaten Mimika, sehingga ia berharap kerjasama dari semua warganya. Serta meminta agar warga untuk menghilangkan stigma buruk, terhadap pasien COVID-19 dan juga keluarganya.

“Wilayah Jalan Pendidikan kan wilayah kerja kami di Kelurahan Otomona. Silakan untuk warga masyarakat yang hadir untuk melaporkan diri. Intinya jangan takut dan pura-pura tidak mau tahu karena ini untuk kita semua,” jelasnya.

Ia mengatakan, informasi ini sempat membuat warganya panic. Namun setelah ia melalui ketua-ketua RT menyampaikan imbauan, untuk tetap menjaga kesehatan dengan meningkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, rajin berjemur dan cuci tangan. Serta tetap di rumah jika tidak ada kepentingan di luar, kepanikan perlahan berkurang.

“Waktu saya mendapat info itu saya langsung meminta ketua RT, untuk menyampaikan imbauan kepada warga. Karena saya tahu pasti mereka panik apalagi yang tinggal di daerah tersebut, dan puji Tuhan semuanya aman. Tetapi saya tetap meminta mereka untuk melaporkan diri jika ada yang mengalami gejala,” kata Ave.

Ia pun meminta warganya yang memiliki bahan-bahan untuk membuat disinfektan sendiri. Meski Kepala Distrik Miru, Ananias Faot telah menyampaikan bahwa penyemprotan disinfektan di wilayah kerja Kelurahan Otomona, yang terdiri dari 11 RT akan dilakukan Puskesmas Timika. Serta meminta semua pengusaha untuk menyediakan tempat cuci tangan. (ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *