Beranda Headline

Positif Covid-19 di Mimika Melonjak Jadi 8 Kasus

BAGIKAN

TIMIKA – Kabupaten Mimika kini menempati urutan kedua di Provinsi Papua dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang mengalami lonjakan. Berdasarkan data sampai Minggu (5/4) kemarin, ada tambahan lima kasus baru yang dinyatakan positif. Sehingga, total sudah ada 8 kasus, termasuk satu kasus yang sudah meninggal dunia.

Sampai Pukul 18.00 WIT, terdapat 46 Pasien Dalam Pengawasan. 14 diantaranya masih dirawat di rumah sakit, 2 sudah pulang. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium 2 dinyatakan negatif, 8 positif dan satu pasien meninggal dunia. Tujuh pasien dirawat di RSUD Mimika dan tujuh pasien di RS Tembagapura.

“Sampai malam ini jumlah PDP yang masih dirawat adalah 14 orang yang masih dalam perawatan di rumah sakit. Kami masih menunggu pemeriksaan sampel dari pusat dan provinsi yang telah dikirim sebanyak 12 sampel,” ujar Reynold.

Reynold mengungkapkan, dari lima kasus baru ini tiga diantaranya berkaitan dengan klaster Lembang. Sedangkan dua kasus lainnya tim akan melakukan tracing kembali untuk memastikan sumber penularan.

Bukan hanya kasus positif yang bertambah, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah jadi 61 orang. Begitu juga dengan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kini mencapai 85 orang. Sebagian besar ODP dan OTG ini menjalani isolasi mandiri di rumah maupun di shelter yang sudah disediakan oleh pemerintah dan dipantau oleh tim kesehatan.

Meskipun jumlah OTG dan ODP bertambah, tapi Reynold mengungkapkan bahwa ada OTG dan ODP yang sudah dinyatakan sehat berdasarkan hasil pemantauan selama 14 hari disesuaikan dengan masa inkubasi virus corona.

Sampel dari pasien 01 dan 02 juga sudah dikirim, tapi masih menunggu konfirmasi lebih lanjut. Sebab harus melewati dua kali masa pemeriksaan. Sehingga ia berharap masyarakat turut mendoakan pasien yang sedang dirawat supaya dapat dinyatakan negatif dan sembuh serta dapat kembali bertemu dengan keluarga dan kerabat.

Menurut Reynold, kasus ini akan terus bertambah jika masyarakat masih tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Mestinya masyarakat harus tetap di rumah. Pemda Mimika sangat serius untuk menanggulangi masalah ini sehingga dibutuhkan kesadaran masyarakat yang tinggi.

“Sejak awal pemerintah sudah sampaikan bahwa rumah sakit, Puskesmas, klinik dan tenaga kesehatan tidak cukup untuk merawat pasien Covid-19. Hanya dengan tetap di dalam rumah merupakan cara yang paling ampuh untuk menghentikan penularan virus ini. Saya berharap masyarakat jangan keluar rumah dan jangan ada stigma. Kunci keberhasilan ini ada di masyarakat,” tegas Reynold.

Dari tiga kasus positif sebelumnya, tim sudah menghentikan tracing contact terhadap kasus 01 dan 02 dengan jumlah tracing contact sebanyak 43 orang. Sedangkan dari kasus positif 03 jumlah tracing kontak masih akan bertambah. Hari ini tim masih melanjutkan tracing kontak di Mapurujaya dan melanjutkan tracing kontak dari 5 pasien yang positif dan tracing kontak 4 orang baru lagi.

Melonjaknya kasus Covid-19, menjadikan Mimika mendapat perhatian Pemprov Papua. Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr Silwanus Sumule dalam keterangannya kepada media mengatakan jumlah kasus positif di Papua secara kumulatif 26 orang. 8 kasus diantaranya di Kabupaten Mimika.

Jumlah ODP seluruh Papua juga mencapai 5.852 orang. Jumlah itu berkurang dari hari sebelumnya yang mencapai 6.932 orang atau berkurang 540 orang yang sudah melewati masa 14 hari. Kemudian PDP di Provinsi Papua ada 45 orang. Jumlah pemeriksaan laboratorium sampai kemarin sebanyak 214, 196 negatif dan 26 kasus positif. (sun)