Beranda Utama

Gugus Tugas Covid-19 Imbau Warga Gunakan Masker

BAGIKAN

TIMIKA – Salah satu kampanye yang digaungkan Gugus Tugas Covid-19 untuk mencegah penularan virus adalah penggunaan masker. Melihat semakin tingginya pasien positif dan orang yang diduga terpapar, maka warga Timika diminta menggunakan masker.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan mengatakan, sejak minggu pertama tim bekerja, kampanye yang dilakukan adalah menggunakan masker terutama bagi yang sakit.

Tapi sekarang kata dia, dengan tingginya kasus maka pengguna masker sangat penting, terutama di tempat-tempat keramaian, apalagi ketika berbicara dengan orang lain. Masker dipakai untuk menghindari penyebaran virus melalui droplet atau cairan hidung dan mulut. Maka selain gunakan masker saat berbicara pun harus menjaga jarak.

Diakuinya untuk mendapatkan masker sekarang cukup sulit. Bukan hanya di Mimika, tapi seluruh wilayah di Indonesia sekarang ini berteriak dengan masalah yang sama, yakni kosongnya masker. Sehingga pemerintah lebih mengutamakan warga yang sakit ketika berkunjung ke fasilitas kesehatan maka diberi masker.

Namun ada solusi yakni menggunakan masker kain. “Masker kain tidak apa-apa, yang penting bisa menutup hidung dan mulut sebagai pintu masuk untuk virus corona ketika kontak dengan orang atau menyentuh sesuatu yang terkontaminasi,” katanya.

Kondisi hari ini lanjutnya, sangat bijak jika masyarakat bisa memanfaatkan barang-barang yang mudah didapat untuk dijadikan masker. Seperti syal, kain, selendang dan lainnya. Itu justru lebih ekonomis karena bisa dipakai berulang kali, asalkan rutin dicuci.

Malah menggunakan masker yang biasanya dijual di apotek atau yang digunakan oleh tenaga medis hanya sekali pakai. Sehingga bagi masyarakat, masker kain asalkan bahannya tidak terlalu terbuka bisa mencegah droplet.

Namun ditegaskan Reynold, cara yang paling ampuh untuk mencegah virus corona adalah melakukan social distancing dan physical distancing. Tetap berada di dalam rumah terutama yang berada di wilayah Kota Timika sebagai pusat penyebaran virus sekarang ini. (sun)