oleh

Polisi Tetapkan Oknum Security PTFI Sebagai Tersangka Kasus Makar

TIMIKA – Setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan, aparat Kepolisian menetapkan seorang oknum security PT Freeport Indonesia (PTFI) berinisial IS, sebagai tersangka kasus makar. Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK kepada wartawan, Jumat (11/4) lalu mengatakan, tersangka IS diamankan aparat gabungan TNI dan Polri saat melakukan tindakan penegakan hukum di Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Selasa (7/4) lalu.

“Setelah dilakukan proses pemeriksaan oleh tim Polres Mimika di-backup oleh tim investigasi Satgas Nemangkawi, penyidik melalui gelar perkara menetapkan IS sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” kata Kapolres.

Lebih lanjut kata AKBP Era, bahwa dari hasil pemeriksaan oleh penyidik, diketahui tersangka IS adalah pemilik rumah yang ditempati oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dimana rumah tersebut menjadi tempat persembunyian KKB yang sebelumnya melakukan penembakan di Kantor OB 1 Kuala Kencana tanggal 30 Maret 2020,” jelasnya.

Bahkan kata Kapolres bahwa di rumah itulah ditemukan sejumlah barang bukti berupa amunisi , senjata rakitan dan beberapa senjata tajam.

“Tersangka IS ditahan terkait tindak pidana memiliki, menyimpan atau menyembunyikan senjata api atau amunisi dan atau kejahatan terhadap keamanan Negara (Makar, red), dan atau kejahatan terhadap jiwa orang (pembunuhan, red) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan atau Pasal 106 KUHP Jo 55 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP Jo 53 KUHP,” urai Kapolres.

Kapolres memaparkan, bahwa tersangka IS diketahui bekerja sebagai security PTFI, dan dari hasil penyelidikan dan penyidikn diketahui tersangka IS juga merupakan anggota KNPB Militan Mimika.

“Sampai saat ini yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan secara instensif untuk mengungkap penembakan yang terjadi di Mimika,” ungkap AKBP Era.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *