oleh

Enam Kelurahan Jadi Zona Merah

TIMIKA – Dengan penemuan kasus yang terus meningkat, maka Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 telah menetapkan enam kelurahan masuk dalam zona merah karena menjadi episentrum penularan virus corona di Kabupaten Mimika.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Reynold Ubra kepada wartawan, Senin (13/4) kemarin mengatakan, sebagian besar wilayah kota sekarang ini merupakan daerah merah. Sebab enam kelurahan dan kampung yang masuk dalam zona merah ada di dua distrik yakni Distrik Mimika Baru dan Distrik Wania.

Adapun enam kampung dan kelurahan tersebut, pada Distrik Wania yakni Kampung Nawaripi dan Kelurahan Inauga. Kemudian Distrik Mimika Baru meliputi Kelurahan Timika Indah, Kelurahan Pasar Sentral, Kelurahan Wanagon dan Kelurahan Koperapoka. “Enam wilayah itu masuk zona merah penemuan kasus baik pasien positif Covid-19 serta Pasien Dalam Pengawasan,” ujarnya.

Penetapan zona merah itu karena penularan kasus yang masuk kategori transmisi lokal atau ditularkan dari orang ke orang. Namun Reynold tetap meminta warga untuk menghindari stigma dan diskriminasi. Justru di tengah wabah ini masyarakat harus menjalin solidaritas atau saling membantu.

Dengan pola penularan transmisi lokal maka gugus tugas meminta masyarakat tetap tinggal di dalam rumah. Hanya keluar jika ada kepentingan yang sangat mendesak dan menggunakan masker, melakukan social distancing atau menjaga jarak dan physical distancing.

Mengingat ini sudah transmisi lokal maka Reynold meminta masyarakat mengalami demam, batuk, pilek, sesak nafas untuk tidak ragu mengunjungi fasilitas kesehatan baik Puskesmas, klinik maupun rumah sakit untuk melakukan pengobatan. Bisa juga melakukan konsultasi dengan call center PSC 119.

Reynold menambahkan, selain fokus menangani kasus transmisi lokal, tim juga mulai melakukan tracing kontak terhadap pasien klaster Makassar dan klaster Surabaya untuk menghindari adanya penularan lokal. Apalagi alamat pasien klaster Makassar dan Surabaya itu juga berada di wilayah padat penduduk, yakni Busiri Ujung dan Gorong-gorong. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *