oleh

Gugus Tugas Jamin Keamanan Pemakaman Jenazah Covid-19

TIMIKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 menyesalkan adanya pemalangan dari sekelompok warga karena menolak pemakaman jenazah yang meninggal karena Covid-19.

Pemulasaran jenazah pasien yang meninggal dijelaskan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Reynold Ubra dilakukan sesuai protokol penyakit infeksius sama halnya dengan pasien TB dan HIV. Bahkan jenazah Covid-19 diberi penanganan khusus dan lebih ketat.

Dimana jenazah di-wrapping atau dibungkus dengan plastik 3 sampai 4 lapis. Kemudian jenazah dimasukkan dalam peti khusus yang tebal dan dilapisi seng. Sebelum dimasukkan ke dalam peti, jenzah disemprot dengan disinfektan. Setelah peti ditutup, kembali dibungkus dengan silikon dan di-wrapping lagi dengan plastik.

Jadi ditegaskan Reynold, masyarakat tidak perlu khawatir. Bahkan ketika mobil jenazah yang mengangkut jenazah Covid-19 melintas di pemukiman warga. Karena mobil juga akan disemprot dengan disinfektan. Petugas juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan juga didisnfeksi. Sebelum jenazah diturunkan dari mobil pun masih disemprot. “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena prosesnya sesuai standar WHO,” tandasnya.

Lagian ditambahkan Reynold, penularan virus corona bukan melalui udara. Tidak juga melalui tanah dan air sehingga warga tidak perlu khawatir akan terkontaminasi. Kecuali jika bersentuhan langsung. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *