oleh

GPI Tikulembang Galilea Bagikan Bantuan Bagi Umat Terdampak Covid-19

TIMIKA – Wabah virus corona atau Covid-19 membawa dampak bagi banyak masyarakat terutama yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Situasi ini mendorong Gereja Protestan Indonesia di Papaua Jemaat Tikulembang Galilea untuk mengumpulkan bantuan dan membagikan kepada umat yang terdampak Covid-19.
Pengumpulan bantuan yang sudah dilakukan selama beberapa hari mulai disalurkan Kamis (16/4) oleh perangkat majelis jemaat serta wadah kategorial baik PAR, PPGPI, Perwata, Perpri dan Perlansia.
Ketua Majelis Jemaat GPI Tikulembang Galilea, Pdt Intang Tandipanga ditemui Radar Timika sebelum pembagian bantuan mengatakan situasi ini menjadi momen bagi umat untuk saling menopang lewat berbagai cara. Salah satunya dengan memberikan bantuan bagi umat yang terdampak Covid-19.
Intang mengatakan, situasi wabah ini memaksa sebagian orang untuk tidak melakukan akfititas seperti biasa termasuk bekerja. Sehingga umat yang memiliki penghasilan tidak tetap seperti tukang ojek, buruh bangunan dan lainnya tentu mengalami kesulitan. Bahkan ada yang berhenti total atau tidak bekerja. “Sehingga lewat kegiatan ini kita dipanggil untuk berbagi kasih,” tandasnya.
Sasaran utama bantuan memang ditujukan kepada umat GPI Tikulembang Galilea. Namun tingginya antusias umat lain dalam memberi bantuan sehingga tidak menutup kemungkinan warga sekitar gereja yang berada di Jalan Sam Ratulangi itupun akan diberi bantuan.
Di tengah pandempi Covid-19 ini, diungkapkan Intang sebagaimana seruan gereja, bahwa umat tidak hanya berpikir untuk diri sendiri tapi turut memikirkan keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar. “Mari tetap di rumah, patuh dan taat pada instruksi pemerintah,” tegasnya.
Ia mengakui, wabah ini sangat berdampak pula pada kegiatan pelayanan termasuk ibadah yang tidak bisa dilakukan di gedung gereja. Namun ia bersyukur bahwa situasi ini mengajarkan umat untuk membangun persekutuan peribadatan dalam lingkup keluarga.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *