oleh

Pemda Masih Lengkapi Dokumen Usulan PSBB

TIMIKA – Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Kesehatan, belum memberi jawaban soal usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diajukan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika. Sehingga PSBB yang seyogyanya dimulai Kamis (23/4) kemarin belum terlaksana.

Meski demikian dijelaskan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, SSos MM, status darurat sudah ditingkatkan menjadi tanggap darurat bencana Covid-19. Sehingga pembatasan sosial yang sudah dilakukan sekarang ini diperpanjang sampai 6 Mei 2020 mendatang.

Itu berdasarkan kesepakatan bersama Bupati Mimika, Forkopimda dan pihak terkait. Surat Edaran Bupati Mimika juga sudah diterbitkan tentang perpanjangan masa pembatasan sosial. “Semua pesawat, transportasi penumpang baik udara dan laut kita sementara kita perpanjang sampai 6 Mei,” tandasnya.

Terkait dengan PSBB, dikatakan Wabup Rettob sudah diajukan tapi masih ada beberapa syarat yang harus dilengkapi. Salah satunya membuat kajian dari tiga unsur utama. Pertama, soal status darurat yang sudah ditingkatkan menjadi tanggap darurat bencana Covid-19.

Analisa terkait penyebaran virus corona juga sudah dilakukan. Ini menjadi salah satu bukti yang diserahkan ke pemerintah pusat bahwa memang di Mimika sudah terjadi transmisi lokal, sehingga diperlukan pembatasan sosial berskala besar.

Tidak hanya itu, Pemda Mimika juga diminta memberikan jaminan ketahanan pangan sampai tiga bulan ke depan. “Kita sudah ajukan semua persyaratan itu, tinggal tunggu dari Kemenkes. Data-data sudah kita lengkapi. Kemarin kita baru menulis surat, makanya kita sudah naikkan status jadi tanggap darurat. Kajian sudah kita buat berdasarkan topografi, analisis dan lain-lain terkait transmisi lokal,” terang Wabup Rettob.

Mengenai ketahanan pangan ditambahkan Wabup, dipastikan bisa bertahan sampai tiga bulan ke depan. Bahkan ada komoditi tertentu yang bisa mencukupi hingga 4 bulan, karena meskipun sudah dilakukan pembatasan, kapal pengangkut logistik tetap diperbolehkan selama ini. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *