oleh

YPMAK Bagikan Bama Senilai Rp 9 Miliar

TIMIKA – Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola dana kemitraan Freeport bagi pengembangan masyarakat, kembali mengalokasikan anggaran senilai Rp 9 miliar untuk membantu masyarakat menghadapi dampak pandemi Covid 19. Bantuan kali ini difokuskan pada pembelian bahan makanan yang akan dibagikan kepada masyarakat 7 suku di Kabupaten Mimika.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Eksekutif YPMAK Vebian Magal kepada media pada acara press conference, Rabu (22/4) lalu di Multi Purpose Community Centre (MPCC), Timika.

“Bantuan bahan makanan akan didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat 7 suku yang tersebar di 47 kampung yang berada di wilayah Kabupaten Mimika. Pengadaan bahan makanan yang akan menjangkau sekitar 4.700 keluarga ini melibatkan 17 vendor lokal yang bekerjasama dengan YPMAK,” ujar Vebian.

Pendistribusian bantuan tahap pertama difokuskan pada daerah-daerah kota dan kampung yang terjangkau oleh kendaraan darat. Hari ini (25/4), bantuan yang menjangkau sekitar 200 Kepala Keluarga telah didistribusikan ke Kampung Mioko, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika.

Hal ini dilakukan menyikapi kebijakan pemerintah yang telah memberlakukan pembatasan selama kondisi pandemi Covid 19, khususnya di Kabupaten Mimika. Vebian menegaskan harapannya agar dengan bantuan ini, masyarakat bisa tetap tinggal di rumah untuk menghindari penularan dan penyebaran Covid 19.

Selain menyediakan bahan makanan bagi masyarakat, YPMAK dengan dana kemitraan Freeport bagi pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, juga telah memberi bantuan penanganan Covid 19 kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat.

PT Freeport Indonesia (PTFI) sendiri telah melakukan pendistribusian bantuan bahan makanan yang menjangkau 4.200 keluarga masyarakat Amungme dan Kamoro di beberapa desa binaan. “Bantuan yang diberikan YPMAK melalui dana kemitraan Freeport ini melengkapi jangkauan bantuan yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Mimika,” ujar Direktur Community Affairs dan Social Responsibility PT Freeport Indonesia Claus Wamafma.

PTFI berkolaborasi dengan Pemerintah, dan mitra perusahaan terus melakukan berbagai upaya dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Mimika. Selain bantuan kemanusiaan, PTFI juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait langkah-langkah sederhana dan penting dalam pencegahan penularan dan meluasnya pandemi Covid-19 di wilayah-wilayah binaan PTFI dan membagikan cairan sterilisasi, masker dan sabun untuk mencuci tangan dan mandi. (*/sms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *