Beranda Headline

Bupati Mimika Perpanjang Masa Tanggap Darurat Sampai 20 Mei

BAGIKAN
Suasana Kota Timika dengan adanya pembatasan sosial.

TIMIKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dalam hal ini Bupati Eltinus Omaleng, SE MH resmi perpanjang masa tanggap darurat yang harusnya sudah berakhir hari ini (6/5). Masa tanggap darurat diperpanjang 14 hari kedepan hingga 20 Mei 2020. Dengan demikian pembatasan sosial akan tetap diberlakukan termasuk pembatasan penerbangan dan angkutan laut.

Perpanjangan masa tanggap darurat itu disepakati dalam rapat yang dipimpin Bupati Eltinus Omaleng, Selasa (5/5) di Hotel Grand Mozza. Dalam pertemuan itu juga seluruh elemen Forkopimda sepakat dalam hal penindakan di masa tanggap darurat

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan mengatakan dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat maka pengawasan akan diperketat oleh tim gabungan termasuk TNI dan Polri. “Kami sangat berharap agar masyarakat tetap tinggal di rumah. Komitmen Pemda Mimika, TNI, Polri untuk melaksanakan pengawasan ini sebagai bentuk menyelesaikan penyebab utama penularan Covid-19 di Mimika,” terangnya.

Tim gugus tugas akan mengidentifikasi lokasi-lokasi yang pengawasannya akan diperketat dengan melibatkan unsur pemerintah distrik, kelurahan/kampung dan RT/RW. Diharapkan masyarakat dapat bekerjasama dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19 di Mimika.

Perpanjangan masa tanggap darurat itu didasarkan pada kasus yang masih terus meningkat di Mimika. Dimana, pada Selasa (5/5) kemarin ada penambahan 4 kasus positif hasil pemeriksaan PCR. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Mimika naik menjadi 91 kasus. Pasien yang masih aktif menjalani perawatan ada 71 orang.

Tapi itu juga sejalan dengan bertambahnya pasien yang dinyatakan sembuh dan selesai menjalani masa isolasi di rumah sakit. Saat ini total pasien sembuh sebanyak 17 orang atau meningkat 19 persen. Sementara angka kematian mulai turun karena pasien Covid-19 yang meninggal stagnan di angka 3.

Adapun tambahan pasien positif Covid-19, yakni pasien 088 inisial TSP, perempuan 38 tahun alamat Distrik Wania yang memiliki kontak dengan pasien 031. Pasien 089, MSF, laki-laki usia 29 tahun di Distrik Kuala Kencana yang kontak degan pasien 044. Pasien 090, NNK, perempuan 38 tahun alamat Distrik Wania. Sedangkan pasien 091 inisial KGB, laki-laki usia 54 tahun yang dirawat di RS Tembagapura.

Total PDP hingga kemarin sebanyak 80 orang. 49 orang menjalani isolasi di rumah sakit dan 31 orang isolasi mandiri. Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 370 orang, dimana 362 diantaranya isolasi mandiri dan hanya 8 orang yang isolasi di rumah sakit. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 869 orang. 844 OTG isolasi mandiri dan 25 orang isolasi di shelter.(sun)