Beranda Seputar Mimika

Kebutuhan Daging untuk Lebaran 200 Ton

BAGIKAN
Suasana penjualan daging di toko-toko di Jalan Hasanuddin, Selasa (19/5).

TIMIKA – Pangan Asal Hewan (PAH) untuk memenuhi kebutuhan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah mencapai 200 ton. Walaupun Bulan April PAH sudah didatangkan dari luar Timika sebanyak 300 ton, namun karena kebutuhan akan konsumsi daging meningkat, maka produsen kembali mendatangkannya sebanyak 200 ton pada Bulan Mei ini. Dengan hampir hampir total 500 ton, Dinas Peternakan dan Keswan memastikan kebutuhan PAH untuk Idul Fitri cukup.

Hal itu diungkapkan Kepala Disnak dan Keswan Mimika, Ir Yosephine Sampelino kepada Radar Timika, Selasa (19/5) usai melakukan pengawasan PAH di Pasar Sentral dan toko daging di Jalan Hasanuddin.

“Bulan kemarin didatangkan 300 ton dan sebelum lebaran itu datang lagi, jadi persiapan untuk lebaran 200 ton lebih, untuk lebaran sangat mencukupi,” ujarnya.

Untuk PAH jenis ayam beku dan daging sapi sebutnya, tidak terlalu mengkhawatirkan. Sebab, didatangkan dari luar Timika. Secara rutin setiap bulan kata Yosephine, distributor mendatangkan PAH ini dari luar Timika.

“Mereka (distributor datangkan sesuai kebutuhan, karena pasti mereka berusaha untuk menjual, dari tahun ke tahun tidak ada kendala, stok cukup, karena distributor kita sudah banyak,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pemilik toko daging, Yuri Chicken di Jalan Hasanuddin, H Gasril mengatakan pihaknya menyediakan stok daging sampai 5 ton untuk memenuhi kebutuhan lebaran. H Gasril juga memastikan tidak ada kenaikan harga jelang lebaran. Harga jual daging sebutnya tetap sama seperti hari biasa.

“Tidak ada kenaikan, seperti harga biasa, kami stok sampai 5 ton,” ujarnya.

Disebutkannya, harga ayam beku 1 kg Rp 34.000, daging sapi 1 kg Rp 110.000, tulang sapi 1 kg Rp 60.
000, iga 1 kg Rp105.000. Yang paling banyak diburu konsumen jelang lebaran yakni jeroan sapi dan tulang sapi.(ami)