Beranda Utama

Di Tengah Kesulitan Ekonomi, Umat Islam Diminta Tetap Bayar Zakat

BAGIKAN
Posko layanan zakat di depan Masjid Babussalam.

TIMIKA – Warga Mimika khususnya umat Muslim diminta untuk tetap membayar Zakat Fitrah kendati sedang berada di masa sulit pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan Legislator DPRD Mimika, Herman Gafur kepada Radar Timika, Rabu (20/5). Herman mengatakan, zakat ini untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Dikatakan Herman, kendati berada dalam masa sukar di masa pandemi Covid-19, masyarakat Muslim Mimika diminta untuk tetap memberikan zakat sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, dalam rangka menunaikan kewajiban rukun Islam Ke-4, serta juga untuk membersihkan harta dan menyucikan diri.

“Pemberian zakat ini juga untuk membantu sesama yang membutuhkan uluran tangan di tengah cobaan kemanusiaan ini,” ungkap Herman.

Lanjutnya, diharapkan umat Islam dapat mengantar zakatnya ke Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kabupaten Mimika sehingga selanjutnya bisa diserahkan kepada 8 golongan yang berhak mendapat zakat di antaranya : fakir, miskin, amil, mualaf dan lainnya.

Ketua Tim 1 Satgas DPRD Herman Gafur menambahkan, di Bulan Ramadhan ini merupakan momen yang baik bagi umat dalam menyebar kebaikan untuk menuai kemenangan, saling tolong menolong sehingga bersama-sama bisa melewati badai pandemi dengan segala selamat.

Adapun zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya. Biasanya zakat fitrah dapat diberikan pada bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Lebaran, yaitu 3,5 liter atau 2,5 kilogram beras per orang atau dapat dibayarkan setaranya. Ada juga zakat maal yaitu 2,5 persen jumlah harta yang tersimpan dalam setahun.(ami)