oleh

41 Warga Binaan Lapas Timika Dapat Remisi Idul Fitri

TIMIKA- Sebanyak 41 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika, Minggu (24/5) lalu mendapatkan remisi Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Kepala Lapas Kelas IIB Timika, M Doloksaribu, SH kepada Radar Timika, Senin (25/5) lalu menjelaskan, pemberian remisi khusus tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor : PAS-578.PK.01.01.02 Tahun 2020, dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan.

Di mana 41 warga binaan yang mendapatkan remisi hari raya Idul Fitri 1441 H, merupakan warga binaan yang menjalani masa pembinaan di Lapas Kelas IIB Timika, lantaran melakukan tindak pidana diantaranya perlindungan anak, narkotika, penganiayaan, kecelakaan lalu lintas, kepemilikan senjata tajam, hingga tindak pidana pembunuhan.

Dan untuk besaran remisi atau pengurangan mana penahanan untuk 41 warga binaan Lapas Kelas IIB Timika itu pun bervariasi. Mulai dari 15 hari, 1 bulan, dan 1 bulan 15 hari.

“Dari semua yang mendapatkan remisi, tidak ada yang langsung bebas. Dan yang mendapatkan remisi adalah mereka yang dianggap berkelakuan baik selama berada di Lapas Timika,”kata Doloksaribu.

Lebih lanjut Kalapas menjelaskan, bahwa untuk Lapas Kelas IIB Timika sendiri, mengusulkan 48 nama warga binaan. Akan tetapi yang disetujui oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia sebanyak 41 warga binaan.

“48 nama yang kita usulkan tapi 41 yang disetujui dan namanya ada di SK. Sementara yang 7 orang lainnya nama belum ada di SK. Jadi kita tunggu saja kalau disetujui. Berarti nanti ada pemberitahuan lagi dari Kementerian Hukum dan HAM RI,”jelasnya.

Sebab itu ia berharap agar warga binaan yang mendapatkan remisi hari raya Idul Fitri 1441 H, supaya tetap mempertahankan perilaku yang baik selama menjalani pembinaan di Lapas Kelas IIB Timika.

Sementara yang belum berkesempatan untuk mendapatkan remisi, agar tidak berkecil hati. Melainkan tetap melakukan aktivitas seperti biasa di Lapas, untuk kebaikan diri pribadi masing-masing warga binaan.

“Semua mempunyai kesempatan yang sama, nanti juga pasti akan ada remisi-remisi di momen-momen yang lain lagi. Intinya tetap jalani pembinaan dengan baik selama masih berada di Lapas Timika,”paparnya. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *