oleh

Hari Lebaran, Pasar Sentral Sepi

TIMIKA – Meski perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah hanya dilakukan di rumah saja dan tidak ada open house seperti tahun sebelumnya, namun hal tersebut tidak membuat semua pedagang di Pasar Sentral yang didominasi umat muslim tetap melakukan aktivitas berjualan.

Dari hasil pantauan Radar Timika, Minggu (24/5) terlihat sebagian besar lapak-lapak yang selalu dipenuhi dengan jualan dan dipadati pembeli, tertutup dengan rapat dan kosong. Hanya terlihat beberapa pedagang di masing-masing lapak yang memilih untuk tetap berjualan dan hanya lapak mama-mama Papua yang ramai pedagang.

Suasana Pasar Sentral di hari lebaran, Minggu (24/5).

“Saya hanya salat di rumah saja, selesai itu saya datang jualan, lumayan. Pembeli memang sedikit, tapi jualan saya tetap laku, karena kan yang jualan hanya beberapa saja jadi pembeli tidak memiliki banyak pilihan,” kata Wawan, seorang pedagang ikan.

Ia mengatakan sebelumnya, pada tahun 2019 tidak berjualan di hari lebaran karena ia harus merayakan lebaran dengan keluarga besar, berkunjung ke sanak saudara bersama dengan istri dan anak-anaknya. Namun karena tahun ini pemerintah mengimbau untuk lebaran di rumah saja untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, maka ia memutuskan untuk tetap berjualan.

Sementara Mira, salah seorang pedagang sayur yang tetap memilih berjualan mengatakan memang setiap tahunnya selalu berjualan saat hari lebaran, karena ia tidak ikut merayakan lebaran seperti beberapa rekannya yang lainnya. Ia pun selalu mendapatkan omzet yang lumayan saat lebaran karena hampir semua pembeli yang datang akan membeli jualannya, pasalnya tidak ada pilihan lain.

“Saya Kristen jadi setiap tahun kalau lebaran saya tetap berjualan. Untungnya pun sangat lumayan dan kadang jualan saya khususnya sayur akan habis, tapi seperti kali ini tidak karena hanya sampai jam 2 saja, jam 1.30 saya sudah tutup karena PSDD ini,” katanya.

Ia mengatakan suasana pasar akan kembali normal di hari kedua lebaran, Senin (25/5). Namun nyatanya saat kembali dipantau terlihat sebagian lapak masih ada yang kosong, pedagang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *