oleh

18 Warga Terjaring PSDD Positif Covid-19

TIMIKA – Selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Diperketat dan Diperluas (PSDD), sebanyak 2.410 orang terjaring dan menjalani pemeriksaan cepat. Dari 2.410 orang itu 222 diantaranya ternyata positif tes antibodi atau 9,2 persen.

Sampel warga yang dinyatakan positif pada PSDD hari pertama sampai keenam sudah dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan real time PCR di Klinik Kuala Kencana. Hasilnya sebanyak 18 orang dinyatakan terinfeksi Covid-19 atau positif. “Ini merupakan hari yang penting untuk menggambarkan bagaimana keberhasilan PSDD di Mimika yang telah dilaksanakan pada 21 Mei lalu,” terang Reynold dalam jumpa pers melalui video conference yang difasilitasi Dinas Kominfo Kabupaten Mimika, Minggu (31/5) lalu.

Dari jumlah sampel yang diperiksa pada hari pertama sampai keenam ini, di beberapa titik ditemukan jika satu spesimen rapid test antara 1 sampai 10 sampel maka paling tidak akan ditemukan satu kasus positif. Misalnya di posko penjagaan simpang Diana, dari 35 rapid test hari pertama sampai hari keenam ada 5 orang yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 setelah diperiksa dengan real time PCR.

Demikian juga di depan pertigaan Jalan Tri Kora – Ahmad Yani juga ditemukan ada kasus positif. Sama halnya di pos depan Timika Mall dan perempatan Budi Utomo – Hasanuddin. “Ini adalah gambaran PSDD. Gambaran ketidakpatuhan masyarakat terhadap anjuran, imbauan pemerintah yang mana harus tetap tinggal di rumah. Keluar rumah gunakan masker, cuci tangan pakai sabun lebih kurang 20 detik,” terang Reynold.

Lanjut kata Reynold, penemuan ini menunjukkan penyebaran pada masyarakat yang disebut pelaku perjalanan yang terjaring. Dimana mestinya pada waktu yang sudah ditentukan tidak boleh melakukan perjalanan. Angka 18 ini dipastikan akan meningkat sebab 222 warga yang terjaring belum seluruhnya menjalani pemeriksaan swab.

Ini juga belum termasuk hasil rapid test di wilayah Pasar Sentral. Tim Gugus Tugas dalam beberapa hari ini akan mengatur pemeriksaan terhadap orang yang terjaring pada PSDD maupun rapid test massal terhadap orang yang punya riwayat kontak dengan pasien Covid-19.

Reynold mengungkapkan setiap hari rata-rata orang yang terjaring sebanyak 100 orang dan 8 persen rapid test positif yang didominasi oleh laki-laki kelompok usia 20 sampai 44 tahun. “Mereka yang ketika pulang ke rumah akan menularkan kepada kelompok usia tua,” tandasnya. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *