oleh

99,5 Persen Siswa SMP Dinyatakan Lulus

TIMIKA – Dari 3.711 siswa SMP yang berasal dari 58 sekolah di Kabupaten Mimika dan sudah lolos verifikasi pendataan pada Daftar Nominasi Tetap (DNT) sebagai peserta tetap dan resmi serta memiliki nomor peserta ujian, hanya 3.691 siswa yang dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan SMP yang serentak dilakukan, Jumat (5/6) kemarin, baik secara online maupun offline atau langsung di sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA/SMK pada tahun ajaran 2020/2021.

20 siswa yang tidak lulus karena 18 diantaranya sudah tidak aktif lagi atau sudah keluar dari sekolah, 1 siswa meninggal dunia dan 1 siswa memiliki sikap dan perilaku yang kurang baik kepada guru dan teman-temannya.

Dengan jumlah kelulusan ini, maka persentase kelulusan SMP tahun ini 99,5 persen. Persentase ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu.

“Yang tidak lulus karena sikap dan perilaku yang kurang baik itu memang kelakuan dari anak tersebut sudah sangat keterlaluan sekali. Makanya sekolah tidak bisa tolerir lagi sehingga tidak diluluskan. Nama sekolahnya tidak perlu kita sebut,” kata Ketua Panitia Ujian Kabupaten Mimika, Manto Ginting kepada Radar Timika, Jumat (5/6).

Ia mengatakan, sekalipun tahun ini Ujian Nasional (UN) sudah ditiadakan dan proses belajar mengajar tidak berjalan seperti biasanya karena wabah Covid-19, tetapi sekolah tetap memperhatikan dan berpegang pada kriteria kelulusan siswa, dimana siswa yang dapat dinyatakan lulus adalah siswa yang menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik, terdaftar pada DNT Ujian Nasional/Ujian Sekolah dan memiliki rata-rata nilai lima semester terakhir dan semester genap kelas 9 digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Ia pun berharap siswa yang dinyatakan lulus ini bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA/SMK sebagaimana program pendidikan Indonesia yang mewajibkan setiap anak untuk wajib belajar 12 tahun yang sudah dirintis Pemerintah Indonesia sejak tahun 2012.

SMP Negeri 11 merupakan salah satu sekolah yang melakukan pengumuman secara online. Dari 264 siswa yang terdaftar 3 diantaranya dinyatakan tidak lulus, dimana 2 siswa sudah tidak pernah masuk sekolah dan 1 siswa karena memiliki perilaku yang tidak baik.

“Kami pengumuman online, tahun ini tidak lulus 100 persen karena dari 264 hanya 261 siswa yang lulus. Kita berharap tidak ada yang coret-coret, karena seragamnya masih akan digunakan mendaftar SMA/SMK dan juga masih bisa disumbangkan kepada teman-teman yang membutuhkan,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 11, Tuti Budiastuti saat dihubungi Radar Timika kemarin.(ptb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *