oleh

Bupati Instruksikan PemeriksaanMassal

TIMIKA – Untuk memantau kondisi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Mimika, Bupati Eltinus Omaleng, SE MH memerintah Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 untuk melakukan testing secara massal di fasilitas umum.

Bupati Omaleng bahkan langsung turun tangan untuk mengatur mekanisme tes bagi masyarakat. Dimana tes tidak hanya bagi warga yang melanggar pembatasan sosial, tetapi juga masyarakat yang beraktivitas pada jam 6 pagi sampai jam 7 malam.

Pasar Sentral menjadi sasaran utama pelaksanaan rapid test massal, mengingat tingkat kunjungan yang sangat tinggi. Seluruh pengunjung sebelum memasuki area pasar diharuskan menjalani rapid test di pintu masuk.

Tujuan dilakukannya rapid test massal ini menurut Bupati Omaleng adalah untuk mengetahui kondisi sebaran virus corona di masyarakat umum. Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Daerah dalam mengambil kebijakan kedepan.

“Kita kalau mau cepat, adalah dengan test. Untuk tahu berapa banyak masyarakat yang positif. Lebih banyak positif lebih bagus daripada tidak sama sekali. Supaya kita tahu dan bisa ambil langkah cepat untuk memutuskan rantai virus corona,” tutur Bupati Omaleng.

Masyarakat dikatakan Bupati bisa saja menjalankan aktivitas seperti biasa tapi harus memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, sering mencuci tangan pakai sabun apalagi pemerintah sudah menempatkan fasilitas cuci tangan di banyak tempat termasuk di Pasar Sentral.

Bupati sudah mengeluarkan edaran terkait penerapan protokol kesehatan di era normal baru. Termasuk pasar, pusat perbelanjaan, toko, warung dan lainnya. Dimana semua fasilitas umum diwajibkan menerapkan protokol tersebut.

Di Pasar Sentral sendiri, mulai kemarin pada jam aktivitas warga seluruh pengunjung dipantau pada pintu masuk. Warga yang tidak menggunakan masker diberhentikan sebelum menggunakan masker. Ada salah satu kendaraan bak terbuka mengangkut masyarakat yang jumlahnya lebih dari 10 orang namun tidak seorangpun menggunakan masker terpaksa putar arah karena dilarang memasuki area Pasar Sentral. (sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *